Baca artikel sebelumnya :

1. Estimasi Budget Liburan ke Derawan

2. Cantiknya Dermaga Derawan dan Sunset di Derawan

3. Pulau Maratua, Pulau Memukau dengan Julukan Maldives van Borneo

4. Cerita Tentang Kakaban : Asyiknya Berenang dengan Ubur-Ubur Jinak

5. Menemukan Penyu Langka yang Jinak, Save Them Please…

Hari kedua snorkeling, kita melakukan aktifitas di sekitaran pulau Derawannya. Ada beberapa titik snorkeling yang bagus, dan salah satunya justru kita menemukan penyu di laut.

See video here :

http://www.youtube.com/watch?v=T_tIYLmMs70

http://www.youtube.com/watch?v=hMxURwPfyxA

https://youtu.be/LWIS8F7zCeQ

IMG_0514

Snorkeling hari kedua

IMG_0523

Terumbu Karang Derawan

IMG_0552

Taken by Canon D30

IMG_0543

IMG_0550

IMG_0551

IMG_0559

IMG_0560

IMG_0572

IMG_0577

Pulau Gusung Pasir..

Sebenernya di beberapa pulau di Indonesia terdapat beragam gusung pasir. Gusung pasir adalah istilah untuk gundukan pasir yang ada di tengah laut sehingga ketika air laut tengah surut, gundukan pasir itu membentuk sebuah pulau sementara.

Nuansa yang dihadirkan memang menjadi lebih eksotis. Berdiri di atas gusung pasir dan mengabadikannya membuat kita seolah berdiri di pulau terisolir di lautan lepas.

Namun yang membuat Pulau Gusung Pasir di Derawan berbeda, adalah bentuknya yang besar dan memanjang. Benar-benar gundukan pasir raksasa yang berjarak 1 kilometer dari Pulau Derawan sehingga membuat gradasi warna laut berubah dengan cepat dari bening-biru muda-tosca-biru tua-tosca-bening kembali.

IMG20150601095348

Hehehehe :D

Circle on the water

Circle on the water at Gusung Pasir when early evening

IMG20150601094213

IMG20150601094225

IMG20150601094744

IMG20150601100013

Sand bathing, sun burning, sun bathing, ini intinya proses menggosongkan kulit

Spot ini memang cocok banget buat wisata selfie... Hahahah

Spot ini memang cocok banget buat wisata selfie… Hahahah.

Tolong abaikan kulit wajah kami yang sudah sangat eksotis.

DCIM108GOPRO

DCIM108GOPRO

Baseball at Gusung Pasir

Sangat cantik.

Dan gundukan yang memanjang itu membuat dalam kamera seolah membelah lautan. Seolah kita diapit lautan di sisi kanan dan kirinya dengan ujung pasir yang melancip sempurna.

Jangan harap menemukan tempat berteduh disini, sehingga seringkali disebut banyak orang Pulau Gosong, Karena kulit kamu akan berubah gosong dengan sangat cepatnya. Namun anehnya, pasir disana sama sekali tidak panas. Mungkin karena di bawahnya masih terendam air laut yang dingin.

Capek?? Kita berhenti di salah satu penangkaran ikan di tengah laut. Ga sengaja nemu bintang laut yang warnanya Patrick bangettt !!!

IMG20150601122026

Hari sudah semakin senja. Saatnya pulang kembali ke Derawan. Sebagai penutupan hari, kita dipersilakan naik banana boat keliling pulau.

IMG_1232

IMG_1233

Yak, sekian cerita ireztia tentang asiknya traveling ke Derawan. Semoga bermanfaat ya..

Sampai bertemu lagi di cerita traveling selanjutnya ya…

Baca artikel sebelumnya :

1. Estimasi Budget Liburan ke Derawan

2. Cantiknya Dermaga Derawan dan Sunset di Derawan

3. Pulau Maratua, Pulau Memukau dengan Julukan Maldives van Borneo

4. Cerita Tentang Kakaban : Asyiknya Berenang dengan Ubur-Ubur Jinak

 

Dari setiap pengalaman traveling gue ke kepulauan Indonesia, pasti selalu ada keunikan dari masing-masing tempat. Gili Trawangan dengan desa bulenya, Karimun Jawa dengan Hiu Jinaknya, dan di Derawan, gue bisa melihat secara langsung proses bertelurnya penyu yang sudah sangat langka bisa dialami setiap orang. Dan itu merupakan kesempatan indah banget buat hidup gue yang belum tentu bisa gue liat ketika gue bertandang ke pulau-pulau cantik lainnya…

Sebelum masuk ke pengalaman pribadi gue melihat penyu bertelur dan melepaskan tukik ke lautan lepas di Derawan, gue ingin membuka mata hati kalian terlebih dahulu untuk memahami betapa pentingnya melindungi habitat penyu saat ini. Mereka sudah tergolong pada hewan terancam punah, habitatnya semakin menurun drastis. Tingkat keberhasilan tukik berubah menjadi penyu dewasa pun semakin sulit, yaitu 1:1000. Artinya, dari 1000 tukik yang dilepaskan ke lautan, hanya ada satu yang sanggup bertahan dari serangan predator dan hidup menua melewati samudera.

Ironisnya, mereka terancam punah skala dunia, dimana habitat penyu justru paling banyak berada di kawasan perairan Indonesia. Dan poin pentingnya, hewan tertua di dunia yang langka ini justru harus dilindungi dari predator utama mereka, yakni manusia itu sendiri.

Bersyukurlah bahwa kepulauan Indonesia adalah habitat yang paling disukai penyu diantara pesisir pantai di seantero dunia. Dan Kepulauan Derawan, adalah surga bagi penyu yang ingin bertelur. Tetapi sayangnya, dari Derawan pulalah habitat penyu semakin banyak menyusut karena terjadi penjarahan telur penyu :(

Sumber : http://indonesia.travel/id/destination/430/kepulauan-derawan/article/150/penyu-hijau-penjelajah-samudera-yang-terancam-punah-di-kepulauan-derawan

Penyu adalah hewan yang banyak di temukan bertelur di beberapa pesisir pantai  di Indonesia sejak dahulu. Ini menegaskan perairan Nusantara menjadi jalur migrasi penting bagi populasi penyu di muka Bumi. Berpartisipasilah dengan cara sesederhana apapun untuk melindungi hewan yang cantik dan anggun ini.

 

Selain menyuguhkan pesona bahari yang memesona dan merupakan salah satu kawasan surga bagi para penyelam, Kepulauan Derawan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur juga menyimpan kekayaan alam lainnya yang langka dan patut dilindungi. Kekayaan dimaksud adalah keberadaan penyu hijau (Chelonia mydas) yang disebut-sebut sebagai hewan yang terancam punah di muka Bumi.

Penyu hijau mendapatkan namanya dari warna lemak pada bagian bawah cangkangnya yang berwarna hijau. Panjang hewan anggun dan cantik ini dapat mencapai 90 cm dengan bobot hingga 150 kg. Populasi penyu hijau dapat Anda temukan di Kepulauan Derawan, Raja Ampat, Pantai Pangumbahan di Sukabumi, serta Tanjung Benoa dan Pulau Serangan di Bali.

Sejak dahulu Kepulauan Derawan menjadi salah satu habitat alami penyu hijau untuk mencari makan (feeding), melakukan perkawinan (meeting), beristirahat (resting), dan bertelur (nesting). Kekayaan terumbu karang dan alga Kepulauan Derawan adalah tempat yang tepat bagi penyu mencari makanan. Sementara itu, kondisi pantai di Kepulauan Derawan yang landai dan berpasir halus adalah tempat yang menarik dan aman bagi penyu untuk bertelur. Puncak musim bertelur penyu di tempat ini adalah pada April sampai Juni.

Penyu hijau yang singgah dan menitipkan telurnya di Kepulauan Derawan tercatat mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Pada 2004, ada sekira 408 ekor penyu yang mendarat di kawasan Kepulauan Derawan namun kemudian mengalami penurunan drastis menjadi 168 ekor di tahun 2005.

Sudah menjadi hukum alam bahwa perkembangan suatu wilayah dapat memberikan manfaat dan sekaligus menjadi ancaman di sisi lain bagi penghuni habitat. Sejak dikembangkan dan dikelola sebagai destinasi wisata, Kepulauan Derawan yang menawarkan pesona alam bahari memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah. Sektor industri dan jasa di bidang kepariwisataan meningkat seiring dengan dikenalnya kepulauan ini di dunia penyelaman baik nasional maupun internasional. Namun begitu, perkembangan ini di sisi lain mengancam habitat penyu hijau.

Penyu membutuhkan wilayah pantai yang sepi termasuk tidak adanya penyinaran atau cahaya lampu, serta tidak ada aktivitas pergerakan yang dapat mengganggunya saat bertelur. Penyu betina diketahui sangat peka terhadap cahaya. Gangguan sedikit saja dapat membuatnya membatalkan membuat sarang dan bertelur di pantai.

Oleh karena itu, meningkatnya aktivitas masyarakat di Kepulauan Derawan dan  wisatawan yang semakin banyak berdatangan telah menjadi ancaman bagi penyu hijau. Meningkatnya pembangunan rumah wisata (cottage) pinggir pantai di Kepulauan Derawan juga turut mengakibatkan berkurangnya ruang tempat bertelur penyu hijau untuk mendarat dan bertelur.

Selain itu, perubahan kondisi alami lingkungan pantai juga dapat memengaruhi penyu untuk urung mendarat dan menitipkan telurnya di garis pantai kepulauan yang merupakan salah satu kawasan penyelaman terbaik di dunia. Berkurangnya kerapatan vegetasi pantai akibat abrasi dan juga keberadaan predator alami seperti biayak, kadal, tikus, burung laut, kepiting, dan ikan yang memangsa tukik (anak penyu yang baru menetas) adalah faktor lain yang mengancam habitat dan populasi penyu hijau. Terlebih lagi, kadal, tikus, biawak bahkan bisa melacak telur penyu yang tertimbun dalam pasir.

Penyebab lain yang mengancam habitat penyu hijau di Derawan adalah adanya pihak-pihak yang dengan sengaja mencuri telur penyu bahkan membunuh penyu untuk diambil dagingnya atau untuk alasan komersil lainnya. Pemerintah Kabupaten Berau sudah melarang penjualan telur penyu yang dipercaya berkhasiat bagi kesehatan. Ironisnya, meski telur-telur penyu tidak lagi dijual di Kabupaten Berau, terdapat sejumlah besar pedagang telur penyu di Samarinda. Kemungkinan besar, telur-telur penyu yang dijual dengan harga 7000-10.000 per butir ini berasal dari Kepulauan Derawan. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Berau sudah mulai melakukan beberapa usaha konservasi. Rancangan Pengembangan Kawasan  Konservasi Laut Kepulauan Derawan dan Arahan Pengelolaan Kawasan Konservasi Laut Kepulauan Derawan adalah upaya nyata yang dilakukan pemerintah daerah. Usaha konservasi ini diharapkan dapat melindungi penyu hijau dari ancaman eksploitasi manusia dan memulihkan populasi penyu agar tidak punah.

Pulau Sangalaki adalah salah satu pulau yang dijadikan Kawasan Konservasi Laut (KKL). Berkunjunglah ke daerah ini, Anda akan dapat melihat kawasan pengeraman dan penetasan telur-telur penyu hijau yang sekali bertelur dapat mencapai  jumlah 62 – 160 butir. Kawasan ini dilindungi dengan pagar kayu yang tinggi dan tampak papan-papan keterangan berupa tanggal peletakan dan jumlah telur yang penyu hijau yang biasanya bergaris tengah 4 – 5 cm.

Anda dapat melihat dan mengiringi langkah tukik yang berjuang mencapai laut tetapi biasanya pihak LSM di kawasan tersebut akan meminta Anda untuk tidak ikut campur saat melihat proses alam berlangsung, termasuk saat melihat tukik tersebut terancam oleh burung laut dan ikan yang siap memangsa mereka. Dibutuhkan waktu 56 – 77 hari bagi telur-telur penyu hijau untuk menetas dan menjadi tukik. Tukik adalah binatang karnivora, tapi saat mereka menjadi penyu dewasa, mereka adalah hewan herbivora yang memakan tumbuhan laut seperti alga, lamun laut, dan lain sebagainya.

Kabarnya, dari sekian banyak tukik yang berhasil menetas, kemungkinan hanya akan ada satu tukik yang bertahan hidup hingga dewasa. Tentu saja hal ini merupakan faktor lain penyebab terancam punahnya reptil laut yang mampu berumur hingga ratusan tahun tersebut. Tidak membeli telur penyu dan menjaga kebersihan ekosistem laut adalah beberapa hal kecil yang dapat Anda lakukan demi menjaga kelestarian penyu hijau dan habitat alaminya bukan saja di Indonesia tetapi juga sebagai hewan langka di muka Bumi.

Penyu merupakan hewan penjelajah samudera dimana sebagian besar hidupnya di laut tropis dan subtropis, terutama di kawasan Samudera Atlantik dan Samudera Pasifik. Penyu betina hanya sesekali naik ke pantai untuk bertelur. Dari 7 penyu yang dikenal di dunia, 6 penyu tercatat pernah singgah dan bertelur di beberapa garis pantai di Nusantara. Enam penyu yang hidup di Indonesia adalah: penyu hijau (Chelonia mydas), penyu belimbing (Dermochelys coriacea), penyu pipih (Natator depressa), penyu sisik (Eretmochelys imbricata/Hawksbill Turtle), penyu abu-abu (Olive ridley turtle), penyu merah atau penyu tempayan (Caretta caretta). Sementara satu penyu lainnya, Leupidocalis caspri, hanya hidup di antara Laut Meksiko dan Lusiana, Amerika Serikat.

Oke, sekarang lanjut ke kehidupan real dimana gue Alhamdulillah datang ke Derawan di musim penyu lagi rajin-rajinnya bertelur. Ketika lelah menghadang di malam hari setelah seharian wisata laut, belum lagi beberapa spot di kaki yang tergores karang mulai memerih, juga sedikit pegal-pegal dan muka memerah panas terkelupas karena seharian berada dalam air laut, ga membuat kita kehilangan semangat untuk melihat aktifitas penyu yang langka bisa saya lihat di Bandung, yakni bertelur.

Anak penyu namanya tukik. Nah kita berkesampatan melepaskan tukik-tukik yang berumur sebulan ke lautan lepas.

Tukik-tukik beradu cinta

Tukik-tukik beradu cinta

IMG20150530204633

Sedih, karena 99% dari mereka tak akan bertahan hidup lama karena serangan predator. Seakan melepaskan tukik tersebut ke gerbang kematiannya. Hiks..

Awalnya semanget. Pak Boyor, nama Bapak separuh baya yang biasa menetaskan tukik-tukik itu mengantarkan kita pada temannya yang bertugas mencari penyu bertelur di sekeliling pulau. 10 menit pertama masih bisa ketawa-ketawa, kita serombongan jalan kaki menyusui bibir pantai sambil mencari jejak penyu yang akan bertelur.

Biasanya, menurut Pak Boyor, penyu yg akan bertelur akan naik ke bibir pantai dan meninggalkan jejak seperti mobil tank mini. Kakinya ternyata memiliki cakar yang membuat ia menggaruk pasir setiap kali melangkah.

Tapi jejak penyu tak kunjung ditemukan. Nafas udah mulai tersengal, dingin semakin menusuk, haus menghadang. Dan entah kenapa saat itu gue sangat merindukan yang namanya tukang ojek motor.

Andai,,, andai gue gak tahan jalan kaki keliling pulau karena udah meronta kelelahan, gue bakal inisiatif sewa sepeda. Tapi sial, daerah yang udah gue tempuh udah mulai sepi, sementara gue baru setengahnya mengitari pulau.

Tiba-tiba kedengeran suara gemerisik pasir. Temen-temen langsung sibuk pakai senter, dan kelihatanlah jalur kaki penyu. Dia sedang mandi pasir, tapi begitu melihat cahaya menyinari tempurungnya, penyu yang udah bersiap ngeden buat ngelahirin terpaksa mengurungkan niatnya. Sambil mendelik marah (serius sepertinya dia bête banget liat kita dateng), penyu itu tergopoh-gopoh bikin jejak tank lagi dan berlari ke perairan kembali. Lalu menghilang dalam balik air secepat kilat.

“Yahhh…”

Pak Boyor tampak sumringah. “Kalau gitu, artinya besok kita keliling pulau lagi. Penyu ga suka cahaya kalau mau bertelur. Kalau udah bertelur ga masalah. Belum rejeki kita liat penyu bertelur.”

Gue serasa mau pingsan. Cukup udah bela-belain nyari penyu dalam keadaan kaki pegel-pegel, besok harus diulang lagi ritual menyiksa ini?? Oh, penyu yang unyu… mau liat elo beranak aja susah bener ya ampuunnn… hiks hiks..

Akhirnya gue mengerahkan tenaga yang tersisa buat nyeret langkah kaki yang makin berat ini untuk menyelesaikan tugas berkeliling pulau ini dan sampai ke homestay dengan penuh kerinduan terhadap selembar kasur busa.

Besok malemnya, setelah acara snorkeling hari kedua…

Kondisinya, muka merah seperti udang rebus, cenderung hitam eksotis malahan. Kaki udah mulai ga berbentuk wanitawi mengingat begitu banyak tempelan hansaplast disana sini akibat goresan kerang. Kelelahan luar biasa buat angkat pantat aja butuh energy puluhan kalori.

Lebay. Bodo amat. Intinya gue pengen gambarin kondisinya dengan muka gosong dan tubuh letih kita akan berjuang keliling pulau lagi mencari penyu unyu yang udah ga kuat mau berojol ngelahirin. Halah, EYD gue kacau banget hahaha…

Tapi emang Tuhan baek banget, di malam terakhir kita disana, kita dikasih kesempatan liat telur penyu. Penyunya baru selesai melahirkan, lagi sandbathing alias mandi pasir. Santai banget pas kita dateng, malah seolah mau nitipin telur-telurnya ke Pak Boyor.

Kita terpana liat penyu didepan mata mandi pasir. Awesome banget lah!!!

Selesai mandi pasir, penyu yang kira-kira usianya lebih dari 70 tahun itu beranjak turun kembali ke laut. Jalannya pelan banget. Kita serombongan kaya pengiring pengantin yang mau mengiringi langkah emak penyu kembali ke lautan buat memamah biak lagi. Penyunya dengan anggun bikin jejak tank lagi di atas pasir.

“Awas..awas, megawati mau lewat…” ucap salah seorang teman Pak Boyor yang berasal dari Makassar. Spontan semua tertawa, dan gue gak abis pikir..

Kenapa harus Megawati, coba…

 

Baca artikel terakhir dari seri Liburan ke Derawan : “Pulau Gusung Pasir, Spot Tercantik Bagi yang Hobby Selfie

Baca artikel sebelumnya :

1. Estimasi Budget Liburan ke Derawan

2. Cantiknya Dermaga Derawan dan Sunset di Derawan

3. Pulau Maratua, Pulau Memukau dengan Julukan Maldives van Borneo

Oke, capek foto-foto di Maratua, speedboat kita beralih ke Kakaban Island. Waktu tempuhnya ga lama kok, hanya sekitar 20 menitan aja dari Maratua. Sebelum menuju danau Kakaban yang fenomenal itu, dimana kita bisa menemukan ubur-ubur jinak, kita diajak ke salah satu sudut Kakaban, ada laguna indah disana. Yang unik, untuk masuk ke laguna itu kita harus melewati lorong gua terlebih dahulu.

IMG_0288_2

Saat air pasang, kita ga bisa lewat ke gua ini, harus naik ke bukit untuk mencapai laguna

Suasana dalam gue menuju laguna

Suasana dalam gue menuju laguna

Hati-hati yaaaa...

Hati-hati yaaaa…

View di laguna...

View di laguna…

Indah banget kan….. Bisa latihan berenang disini. Berasa swimming pool gueede gitu. Hihihiii…

Indahnyaaaaaaaaaaaaaa...............................

Indahnyaaaaaaaaaaaaaa………………………….

I feel freeee, hahayyy....

I feel freeee, hahayyy….

Pemanasan dulu buat snorkeling ntar :D

Pemanasan dulu buat snorkeling ntar :D

 

Airnya ga terlalu asin, mirip air payau.

Vies laguna diambil dari atas bukit

Vies laguna diambil dari atas bukit

Jalan lain selain gua menuju, yaitu naik/turun bukit

Jalan lain selain gua menuju, yaitu naik/turun bukit

IMG_0398

Puas foto-foto disana, kita menuju Danau Kakaban.

Untuk mencapai danau Kakaban, kita naik turun tangga terlebih dahulu sekitar 100 meter. Kalau dilihat dari satelit, danau ini dikelilingi daratan sehingga disebut cincin Kakaban.  Danau Kakaban bermula dari air laut yang terperangkap di pulau kakaban, ditambah dengan air dalam tanah dan air hujan sejak 2 juta tahun lalu. Merupakan danau prasejarah, berdinding karang terjal setinggi 50 meter yang mengakibatkan air laut yang terperangkap tidak bisa lagi keluar dan berubah menjadi danau air payau.

Karena perubahan inilah berdampak juga pada adaptasi fauna laut didalamnya. Salah satunya ubur-ubur. Hewan yang biasanya menyengat, menjadi kehilangan keahliannya karena harus berevolusi mempertahankan hidup mereka. Ubur-ubur Pulau Kakaban, menempatkan algae pada bagian kakinya untuk sumber makanan. Catatan para penyelam juga memberikan gambaran, hewan-hewan yang ada di danau ini mempunyai cahaya lebih berwarna warni ketika hari semakin gelap. Diduga, pada danau ini banyak akan dijumpai jenis-jenis baru.

Hanya dua di dunia

Di dunia, tempat seperti ini hanya dijumpai di Danau Ubur-ubur PalauKepulauan Micronesia di kawasan Tenggara Laut Pasifik. Dengan demikian Pulau Kakaban merupakan satu-satunya pulau di Indonesia yang mempunyai danau di tengahnya.

Naik turun undakan tangga kayu, akhirnya sampai juga di danau Kakaban yang fenomenal

Naik turun undakan tangga kayu, akhirnya sampai juga di danau Kakaban yang fenomenal

View kiri danau kakaban

View kiri danau kakaban

Semakin kesana, semakin dalam hingga 30-50 meter. Kamu bisa night diving disini dan menemukan banyak hewan unik yang hanya terlihat di malam hari..

Semakin kesana, semakin dalam hingga 30-50 meter. Kamu bisa night diving disini dan menemukan banyak hewan unik yang hanya terlihat di malam hari..

Siap-siap bertamu ke ubur-ubur niiii....

Siap-siap bertamu ke ubur-ubur niiii….

 

Pertama, ubur-ubur bisa kamu temukan di pinggiran danau yang banyak rumput lautnya. Buanyak sekali !!! Tapi daya pandangnya sangat buruk disana karena airnya keruh. Ga bagus buat diambil fotonya.

Kalau mau lebih jernih, kamu harus berenang agak ke tengah.

Yeayy, ubur-uburnya licin dan kenyaaallllll....

Yeayy, ubur-uburnya licin dan kenyaaallllll….

IMG_0975_exposure_2

Cipika cipiki ama ubur-ubur ahhh…

IMG_0995_exposure

 

IMG_0996_exposure

Setelah capek berenang bersama ubur-ubur, waktunya makan siang. Saking lelahnya gue ketiduran.

Capeeeeknyaaaaa..... asli ketiduran setelah perut kenyang...

Capeeeeknyaaaaa….. asli ketiduran setelah perut kenyang…

Hihiiii, angin sepoi-sepoi bikin mengantuk sangat.

Setelah segar kembali dengan perut kenyang, kita melanjutkan aktifitas snorkeling di sekitaran Pulau Kakaban. Yang menarik, kita diajak snorkeling di daerah palung Kakaban. Hmmm, ada aura mistis tersendiri saat berenang diatasnya. Coba kalian bayangkan jika ketika kita asik melihat terumbu karang cantik berwarna-warni yang dangkal (bahkan harus berhati-hati agar tidak mencederai saking dangkalnya, tetapi di sisi sampingnya langsung berupa palung dalam dimana kalian hanya akan melihat biru gelap seakan tidak berujung. Pertama kali gue langsung panik karena ngeri melihat birunya dasar laut.

Palung Kakaban, sisi lain terumbu karang langsung perairan dalam

Palung Kakaban, sisi lain terumbu karang langsung perairan dalam

DCIM108GOPRO

Berpegangan ke karang karena ngeri lihat kedalaman air laut disebelahnya, hihihii…

Tetapi disitulah seninya. Ketika free diving, foto underwaternya terlihat lebih keren terlihat, seakan-akan kita baru saja muncul dari dasar laut dan berenang di dinding terumbu karang. Cool…

Okay, lelah bersnorkeling di palung Kakaban, pukul 3 sore kita diajak ke Pulau Gusung Pasir. Sebenarnya jika kita datang di pagi hari, ketika air laut sedang surut, ini menjadi tempat paling oke buat selfie. Kenapa ?? Karena gundukan pasirnya yang besar dan panjaaaanggggg. Seolah membelah lautan. Lihat reviewnya di artikel “Pulau Gusung Pasir, Spot Tercantik Bagi yang Hobby Selfie

Tapi jika sore hari seperti ini, ketinggian air mencapai selutut. Tapi teteuppp berasa amazing banget, karena kita berdiri di atas air laut dangkal sementara di sekeliling kita sudah lautan luas.

Note : foto ini diambil menggunakan camera handphone Oppo Find 7, tanpa proses filter apapun.

Selfie sebelum selfie itu dilarang...

Selfielah sebelum selfie itu dilarang…

Foto orang norak yang baru nemu gusung pasir di tengah laut

Foto orang norak yang baru nemu gusung pasir di tengah laut. Ini bukan pinggir pantai lohhh….  Ini TENGAH LAUT (Penting dicatat, hahhahaa)

See, airnya bening sekaliiiiiiiiiii...

See, airnya bening sekaliiiiiiiiiii…

Oke, sepertinya hari pertama wisata laut ini sudah cukup melelahkan. Akhirnya speedboat membawa kita pulang kembali ke Derawan sekitar pukul 4 sore. Dan malam itu, ada pengalaman menarik yang gak terlupakan. Mencari penyu yang mau bertelur, bela-belain sampai keliling pulau. Dan disitulah cerita mengharukan tentang penyu yang unyu dimulai….

Baca selanjutnya :

  1. Menemukan Penyu Langka yang Jinak, Save Them Please…
  2. Pulau Gusung Pasir, Spot Tercantik Bagi yang Hobby Selfie

Baca artikel sebelumnya :

1. Estimasi Budget Liburan ke Derawan

2. Cantiknya Dermaga Derawan dan Sunset di Derawan

Besok paginya adalah hari pertama kita dibawa keliling pulau. Sebelumnya kita sarapan dulu di dermaga. Makanannya enak lho. Sambelnya juga juara. Well, kopi dan tehnya juga khas. Gue paling seneng sama tehnya, rasanya unik, ga ada yang nyamain sama teh yang bisa kita beli di Alfamart. Tepat jam 8 kita udah dijemput speedboat yang akan membawa kita berkeliling pulau hari ini. Excited bangetttttt !!! Tujuan pertama pagi ini menuju pulau Maratua. Butuh waktu sekitar 1 jam menuju kesana. Gue lupa cerita kalau di Tarakan kacamata gue pecah. Payah. Terpaksa rela semua dokumentasi pantai ga pakai kacamata item. Huks… Sejam di speedboat kita malah sempet ketiduran. Tapi pas Mass Tidar ngasih tau kita udah sampai, semua bangun dan sibuk dengan kamera masing-masing. Omaigaattttttttttttttttttttttt !!! Pemandangannya ajegileeeeeee…

There are too much heaven in Indonesia. Pantai, laut, pemandangan spektakuler yang selalu membuat saya berdecak kagum dan tidak rela melepas semua itu untuk kembali ke Bandung. Betapa Indonesia teramat sangat dianugerahi harta karun duniawi yang tidak ternilai.

Note : Semua foto diambil dengan menggunakan kamera depan handphone Oppo Find 7. Tidak melalui proses filterisasi atau editing sedikitpun, selain karena ga sempat dan ga sabar pengen upload, gue pikir biar hasil fotonya ga akan beda jauh sama keadaan aslinya.

See the blue of sea and sky, this real paradise island

See the blue of sea and sky, this real paradise island

IMG_0261

IMG_0250

IMG_0244

No comment, bingung mau nulis apa. Rasain sendiri aja cantiknya

No comment, bingung mau nulis apa. Rasain sendiri aja cantiknya

Kamu seolah merasakan waktu berhenti berputar disini.

Kamu seolah merasakan waktu berhenti berputar disini.

Welcome to Water Villa, kalau airnya lagi pasang bisa lebih keren lagi karena air toscanya itu jernih banget !!!

Welcome to Water Villa, kalau airnya lagi pasang bisa lebih keren lagi karena air toscanya itu jernih banget !!!

Maratua di pagi hari berlantaikan pasir, jika sore berlantaikan air pasang.

Maratua di pagi hari berlantaikan pasir, jika sore berlantaikan air pasang.

Cantik sekali pulau ini. Maratua Island. Subhanallah. Lebih cantik dari Derawan. Air Derawan kehijauan, sementara air laut di Maratua biru jernih. Biru dan tosca sempurna. Sebenarnya akan lebih dramatis jika ambil foto di sore hari saat air laut sedang pasang agar seluruh cottage terendam air sehingga terlihat benar-benar diatas laut. Tapi saat pagi hari seperti ini, lantai cottage berupa hamparan pasir putih yang lembut karena air sedang surut. Maratua island, dengan cottage yang jauh lebih mewah dibandingkan cottage di Derawan, ini benar-benar terlihat seperti Maldives yang terkenal itu. Birunya laut seolah menjadi lantai bagi cottage-cottage nyaman ini. Air lautnya benar-benar jernih sehingga kamu bisa melihat gradasi sempurna dari ujung pantai. Semua yang ada di Maratua ini jauh lebih photoable dibandingkan di Derawan. Suasana alamnya benar-benar bercitarasa internasional. Pasirnya, pantainya, dermaganya, cottagenya, semua titik ini jangan sampai terlewatkan untuk diabadikan karena sangat amat sangat cantik sekaleeeeee !!! Lebay emang, tapi kenyataannya kita menghabiskan separuh foto-foto kita ini untuk mengabadikan moment dan suasana di Maratua. IMG20150531085639

Derawan menjadi lebih seru karena bertemu teman-teman baru...

Derawan menjadi lebih seru karena bertemu teman-teman baru…

Selfie lah sebelum muka menghitam kebakar matahari, hehehe...

Selfie lah sebelum muka menghitam kebakar matahari, hehehe…

Maratua di pagi hari, air masih surut. Jika sudah pasang dan langit cerah, akan lebih indah seolah lantai cottage adalah hamparan air tosca

Maratua di pagi hari, air masih surut. Jika sudah pasang dan langit cerah, akan lebih indah seolah lantai cottage adalah hamparan air tosca

Ga ada loe, ga rameeeeee....

Ga ada loe, ga rameeeeee….

Paradise adalah sebuah tempat dimana kita bisa menyatu dengan alam dan seluruh kecantikannya, merefleksi keagungan Sang Khalik dan menikmati seluruh keindahan ini dengan tenang. Seakan waktu tidak pernah melangkah. Seakan hari itu adalah hari dimana masalah tidak akan pernah ada. Bagian depan Maratua Paradise berhadapan langsung dengan laut tiga warna, turqoise, biru kehijauan dan biru pekat karena kedalaman laut yang langsung berubah di jarak sekitar 60 meter dari bagian depan penginapan. Semua bagian penginapan ini dibangun dengan kayu, berpadu dengan laut.

Please, sekali lagi gue mohon… semua gambar-gambar ini jangan sampe kebawa mimpi ya, atau maksa suami/istri kita langsung kesini sekarang juga buat hornymoon lagi. Hahahahaa… tempat ini ROMANTIS ABIS, ga berenti ngebayangin andai dulu gue punya duit buat prewedding disini, ahhh indahnya. Bali ga ada apa-apanya kalau gini keadannya. Bahkan semua foto yang gue upload ini, hanya berasal dari kamera depan Oppo Find 7, sama sekali GA DIEDIT. Lihat warna alamnya, langitnya, pasirnya, lautnya, begitu kontras dengan objek manusia yang terjepret kamera sekelas smartphone pun bisa menunjukan kalau Maratua ini terlalu cantik. Bandung mana pernah punya langit sebiru ini… :( Dari segi pantai, kalau Bali gue kasih nilai 6, Karimun 7, Gili Trawangan 8, dan Derawan 7, maka Maratua ini gue kasih nilai sempurna 10 !!!

Perfecto. It’s real paradise island for paradise seeker…

Note : *) seluruh foto ini diambil dari Handphone Oppo Find 7, sebagian besar dari kamera depan. Tidak mengalami proses editing sama sekali. *) Maratua Island sangat cocok untuk para honeymoners, meskipun harus mengoreh kocek yang lebih dalam. Untuk menikmati water villa anda mesti menyiapkan sekitar 660 ribu rupiah per malam per orang, disini perhitungan tarif per orang karena harga sekian sudah termasuk makan tiga kali sehari karena tentunya tidak ada warung makan yang ada di jarak dekat dari resort ini. Jika mau sedikit menghemat ada bagian beach villa yang terletak di pesisir pantai, dengan harga 550 ribu rupiah per malam per orang. But in my opinion, sensasi menginap di water villa jauh berbeda dengan di beach villa, so you decide. Baca juga :

  1. Kakaban Island, Kamu Akan Menemukan Ubur-Ubur Jinak Disini
  2. Menemukan Penyu Langka yang Jinak, Save Them Please…
  3. Pulau Gusung Pasir, Spot Tercantik Bagi yang Hobby Selfie

Setelah prolog gue tentang “Estimasi Budget Liburan Derawan Murah”, kini masuk ke cerita betapa cantiknya pulau Derawan ini.

3jam gerudukan di speedboat bersama 14 traveler lainnya, akhirnya nyampe juga. Bahagia banget liat dermaga dimana di bawahnya banyak speedboat yang meliuk-liuk. Langit biru cerah. Puluhan homestay dan cottage berwarna pelangi kokoh berdiri di atas air laut. Saat itu pukul 15.00 WITA, matahari bersinar terik, dan kita disuguhi pemandangan alam laut yang luarrrrr biasa. Sampe sulit mendeskripsikan biar kalian kebayang gimana indahnya Pulau Derawan ini.

Note : semua foto di postingan ini diambil dari kamera handphone Oppo Find 7. Tanpa proses editan sedikitpun, agar hasil foto tidak akan berbeda jauh dari keadaan sebenarnya.

IMG20150530142501

Nyobain tongsis baru :D

Nyobain tongsis baru :D

Pertama, dermaganya ya ampunnnnn, airnya bening sekali !!! Elo duduk aja di tepi dermaga sambil liatin ikan-ikan hilir mudik di depan elo. Ikannya buanyaakkk!!! Ikannya ada yg guedee !!! Udah berasa duduk di atas lautan lepas. Dan jangan sirik ya, kalau disini kita bisa dengan mudahnya nemuin penyu hijau berumur 50 tahun yang guide itu, bahkan ga perlu susah-susah nyelem ke laut. Penyu-penyu jinak itu ngedatengin kita sendiri lho ke DERMAGA!! Ga Cuma satu, tapi banyak !!! DIMANA LAGI COBA BISA LIAT PENYU LANGKA ITU HANYA DARI DERMAGA PULAU DENGAN MATA TELANJANG DAN GA USAH BASAH-BASAHAN ??? Ahhhh, surga sekali tempat ini…

See, penyu dengan santainya berenang depan dermaga kami...

See, penyu dengan santainya berenang depan dermaga kami…

Kedua, kalau Gili Trawangan semua cottage berada di bibir pantai, kalau di Gili Trawangan semua cottage rata-rata di atas pantai / air laut !!! Buat yang suka ngekhayal bisa tidur di atas laut seperti di Maldives gitu, nah bakal kesampean dah!! Nongol dari pintu kamar, sapaan langit biru dan laut hijau jadi pemandangan pertama yang kalian lihat.

Selfie dulu waktu merapat ke dermaga, ahahaii...

Selfie dulu waktu merapat ke dermaga, ahahaii…

Foto depan cottage

Foto depan cottage

 

Ketiga, masih di area dermaga. Spot dermaga Derawan ini PHOTOABLE sekali. Mau difoto dari sudut dermaga manapun, siang maupun malam, hasil fotonya akan menghasilkan kesan romantis, amazing, menenangkan, dan bikin ngiler siapapun yang liat. Padahal ini baru dari dermaganya aja, broooo !!!

Note : semua foto di postingan ini diambil dari kamera handphone Oppo Find 7. Tanpa proses editan sedikitpun, agar hasil foto tidak akan berbeda jauh dari keadaan sebenarnya.

IMG20150530143339

Waiting my Sunset Shine...

Waiting my Sunset Shine…

Happy met new friend there, Sabrina, Nita and Aplena

Happy met new friend there, Sabrina, Nita and Aplena

Suasana malam di dermaga derawan

Suasana malam di dermaga derawan

 

Keempat, pulau Derawan ini adalah pulau yang sangat kecil yang hanya dengan berjalan kaki 1 jam aja kalian udah bisa mengelilingi pulau. Bisa sewa sepeda, Cuma makan waktu 15 menit buat berkeliling (kalau kalian ga tergoda buat foto di setiap sudut pulau ini).

kaltim_derawan-NO

Kelima, warga Derawan sejak dahulu penyayang penyu, tak heran jika pulau ini disebut Pulau Penyu karena menjadi habitat penyu yang aman dan nyaman. Hal ini dikarenakan kesadaran masyarakat Derawan untuk mempertahankan kelangsungan hidup penyu di pulau mereka ini. Bahkan, setiap malam mereka berjalan berkeliling pulau untuk memeriksa apakah ada penyu yang bertelur agar dapat mereka rawat jika anak-anak penyunya telah lahir semua. Disana anak penyu disebut tukik. Ada cerita seru dan mengharu biru tentang penyu-penyu disini, yang akan gue ceritakan di part lain artikel Derawan ini : Menemukan Penyu Langka yang Jinak, Save Them Please…

Oke, dan keenam sebagai penutup, gue mau mempersembahkan foto-foto sunset di Derawan buat pembaca semua.

Note : semua foto di postingan ini diambil dari kamera handphone Oppo Find 7. Tanpa proses editan sedikitpun, agar hasil foto tidak akan berbeda jauh dari keadaan sebenarnya.

Sunset at Derawan

Sunset at Derawan

Senja di derawan

Senja di derawan

Epic of Sunset

Epic of Sunset

IMG20150530174634

Baca juga postingan selanjutnya :

  1. Pulau Maratua, Pulau Memukau dengan Julukan Maldives van Borneo
  2. Kakaban Island, Kamu Akan Menemukan Ubur-Ubur Jinak Disini
  3. Menemukan Penyu Langka yang Jinak, Save Them Please…
  4. Pulau Gusung Pasir, Spot Tercantik Bagi yang Hobby Selfie

Senengnya bisa nulis review lagi tentang cantiknya salah satu pulau di Nusantara…

Kali ini salah satu hoping list gue bisa dicoret juga. Yup, setelah Gili Trawangan dan Karimun Jawa, akhirnya Derawan jadi destinasi ketiga gue mencici keindahan bawah laut lagi. Tentunya dengan kemampuan berenang yang meningkat (walau ga banyak), gue bisa menjejakkan kaki (akhirnyaaaa…) ke salah satu kepulauan cantik di negeri ini.

Derawan. Yup !! Kepulauan yang terkenal seantero dunia karena keindahan bawah lautnya. Bahkan, penyelam kelas dunia pun mengakui kalau underwater Derawan merupakan salah satu yang terindah di dunia mengingat banyaknya biota terumbu karang dan hewan laut yang berkembang biak di perairan Kalimantan itu.

Well… gue inget banget, 6 bulan yang lalu masang status di Path kalau gue pengen ke Derawan. Ga nyangka, akhirnya sekarang kesampean juga. Alhamdulillah, semua kejadian emang berawal dari niat. Hehehe… mulanya ga sengaja liat review di Youtube channel “Jalan Jalan Men” tentang Derawan, gue ngeces pengen banget kesana bareng suami dari 6 bulan yang lalu itu.

Tapi mengingat budgetnya lumayan untuk ukuran pasangan muda seperti kami yang masih terbelit banyak cicilan tiap bulan, uhuk… akhirnya baru kesampaian Mei kemarin untuk dapetin  kesempatan indah ini, umroh ke Derawan, hihii….

Sebenernya agak maksa juga. Aa awalnya gak setuju mengingat budgetnya lumayan besar. Tapi baru kemaren gue ngeluh ga punya tas bagus, dan di-acc buat beli tas lumayan mahal buat lebaran. Ajegile… Dan demi Derawan, gue rela ngorbanin ga beli tas dan kembali ngegembel di lebaran nanti.

Belanja barang itu ada waktu rusaknya, tapi kalau belanja pengalaman itu sepanjang masa karena tersimpan abadi di memori (dan dokumentasi kalau jaman sekarang, ahaahaiii… bisa pamer ama anak cucu nanti kalau jaman dulu neneknya pernah ngalamin liat ikan beginian).

Inget banget, seperti biasa, gue dan suami emang ga pernah perencanaan kalau urusan liburan. Selalu ngedadak. Kemarin ga kepikiran Derawan, tapi besoknya bisa sibuk nyari tiket pesawat dan open trip yang murah. Kebetulan dapet tanggal yang bagus buat libur.  Ada penawaran open trip di sukawisata.com tanggal 30 Mei – 2 Juni 2015, masuknya long weekend mengingat tanggal 2 Juni itu hari libur. Dan itu tinggal 2 minggu lagi.

2 minggu buat persiapan, lumayan keburu lah ya. Trus gue ngecek pesawat paling murah (catet paling murah!!) dan gue bikin coretan sana sini tentang estimasi budget kalau jadi ikut open trip tanggal segitu berapa. Harus bikin proposal ke suami kalau pengen di acc liburan ke Derawan. Budget beli tas dipotong, lalu ngintip sisa duit di rekening, lalu ngitung kalau dua minggu lagi kita ada duit apa engga, cukup-cukupin, akhirnya gue mutusin harus cukup. Hahahaa maksa !!!

Bismillah dulu, akhirnya sepulang Jumatan gue langsung menghadang aa yang baru masuk pintu.

“Aa,…” gue cengengesan. Biasa kalau punya pengen harus masang tampang innocent dulu. “mmm… kalau kita ke Derawan, neng udah ngitungin budgetnya bisa 8 juta berdua. Neng ga usah beli tas. Ga jadi beli baju lebaran ga apa-apa. Trus ada uang dingin juga di rekening. Diitung-itung cukup buat ke Derawan kok.”

Aa udah muka bingung. Ga ada ujan ga ada bahasan liburan, ujug-ujug bahas Derawan.

“Bagus lho, segitu kita udah puas semua-mua tau beres. Udah gitu nih nih… (gue liatin foto-foto underwater Derawan biar aa ngiler), bagus bagus kan a… blm sanggup diving course di Bunaken, udah kesini aja dulu ya,” gue terus cuap-cuap gak kasih kesempatan dia ngebantah. “Pleasee…”

Aa kaya mikir panjang, sepanjang daftar cicilan kami selama satu bulan ditambah budget istrinya beli tas ditambah nombokin ke Derawan.

“Ga usah beli baju lebaran kita, ya ya ya…ga usah acara nonton ama kulineran dulu abis ini, ngirit deh abis dari Derawan. Mumpung ada waktu, mumpung neng belum hamil, mumpung ada kesempatan. Ya…”

Aa ngelirik dengan tampang nestapa. Kalau gue udah ngerajuk all about I’m not pregnant yet, aa selalu lebih luluh. “Hmmm yaudah, atur aja aa tau beres ya.”

Gue melongo. Horay !!! Satu destinasi lagi akan tercapai pada akhirnya :D

————————

Okey, perkenalan dulu buat kalian yg ga tau Kepulauan Derawan. Kepulauan yang berada di wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur ini memiliki objek wisata bahari yang menawan. Taman Laut Derawan terkenal seantero dunia, menyamai harumnya nama Taman Laut Raja Ampat, Wakatobi dan Bunaken. Kaya akan spesies terumbu karang, ikan, dan hewan yg sudah langka di dunia yaitu penyu hijau dan penyu sisik.

Pulau yang terkenal disini ada Pulau Maratua, Derawan, Sangalaki, dan Kakaban.  Ada cerita menarik di balik penamaan Pulau-Pulau itu lho. Dongeng masyarakat lokal bilang kalau dulu kalau ada Sang Lelaki (Pulau Sangalaki) yang tertarik pada Perawan (Pulau Derawan) yang kece. Nah untuk memuluskan niatnya maka ia pun mendekati Sang Kakak (Kakaban) dan Aang Calon Mertua (Maratua). Itulah asal usul namanya. Hihi. Lucu ya?

sangalaki-kakaban-maratua-7

Semua pulau ini memiliki karakteristik cantik masing-masing yang bakal gue ceritain secara detail nanti.

Karena banyak yang pengen gue share, gue akan bagi cerita ini dalam beberapa part ya :

  1. Cantiknya Pulau Derawan
  2. Pulau Maratua, Pulau Memukau dengan Julukan Maldives van Borneo
  3. Kakaban Island, Kamu Akan Menemukan Ubur-Ubur Jinak Disini
  4. Menemukan Penyu Langka yang Jinak, Save Them Please…
  5. Pulau Gusung Pasir, Spot Tercantik Bagi yang Hobby Selfie

Yappp, baca artikelnya satu-satu ya….

——————-

Akses Transportasi Menuju Derawan

Sebenernya, Derawan itu masuk di kabupaten Berau Kalimantan Timur. Namun kemarin gue memilih start dari Tarakan, Kalimantan Utara mengingat pesawat dari Jakarta – Tarakan jauh lebih murah daripada Jakarta – Berau. Belum lagi, secara kebetulan open trip dari pihak travel menyarankan meeting point dari Tarakan.

Jadi, gue yang berasal dari Bandung bakal nyeritain dari start awal Bandung-Jakarta. Kita berencana berangkat di Jumat pagi (29 Mei 2015) pake bis Primajasa ke Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Perjalanan memakan waktu sekitar 3 jam. Nyampe bandara jam 11 siang, gue gak bisa langsung check in karena jadwal pesawat gue baru sekitar jam 14.45. Akhirnya kita makan siang dulu jadinya.

Oiya, disitu gue pake maskapai Lion Air yang rutenya Jakarta-Balikpapan-Tarakan dengan waktu tempuh hanya sekitar 3-4jam. Transit sebentar di Balikpapan tapi ga pindah pesawat, jadi cepet sampenya.

Anyway, pemandangan dari atas laut ke arah Kalimantan emang ga secantik perjalanan Jawa-Lombok yang keliatan pulau-pulau cantik. Tapi tetap aja kerasa seneng, karena akhirnya gue dan suami berhasil sampai dengan selamat di Tarakan sekitar jam 19.30 WITA

Karena open tripnya baru mulai besok (gue sengaja ambil keberangkatan lebih cepat sehari sebelumnya karena khawatir pesawat delay jika ambil penerbangan pagi dan mengacaukan semua rencana trip), gue menginap semalam di Kota Tarakan.

Boros ?? Enggak juga. Karena tariff penerbangan Jakarta-Tarakan 30 Mei pagi berkisar 1,4jt sementara kalau ambil 29 Mei siang masih di kisaran 1juta, dihitung-hitung bisa menghemat 800rb (berdua sama suami) dikurangi biaya menginap hotel Galaxy 350.000 (via Agoda), masih bisa save 450.000 sekaligus menikmati nuansa malam hari di kota Tarakan.

Note : tariff segitu karena gue booking 2 minggu sebelum keberangkatan, info temen sesama trip mereka dapet pesawat Batik Air 900rb aja booking 3 bulan sebelum keberangkatan. So, mending booking dari jauh-jauh hari untuk menekan budget yaa…

Tarakan itu kota kecil, berbentuk pulau pula. Hotel disana pun tidak banyak pilihan. Dan rata-rata memang berjarak sangat dekat dari bandara, sekitar 1-3km atau 5 menit berkendara.

Awalnya kita mau pakai taksi, tapi ternyata argonya lebih mahal yaitu 65.000 sehingga kita batalin taksinya dan memilih menelepon pihak hotel untuk menjemput kita di bandara yang dikenai charge 50.000. Masih lebih murah lah. Meskipun bapak taksi yang batal kita tumpangi nyindir-nyindir ga jelas karena sopir hotel telat ngejemput. Katanya, masa jemput dari Galaxy aja setengah jam, deket banget Galaxy Hotel tuh.

Gue jadi malah ingin sewot, ya trus kenapa kalau deket banget tarifnya kaya muke lo jauh bener, huks..

Ternyata emang deket banget, berasa kaya dari Unpad Nangor ke gerbang tol Cileunyi. Hadah…

Penampakan Jalanan Utama Kota Tarakan dari View Kamar Hotel

Penampakan Jalanan Utama Kota Tarakan dari View Kamar Hotel

Suasana Hotel Galaxy Tarakan

Suasana Hotel Galaxy Tarakan

Penampakan Galaxy Hotel, cukup recommended. Hotelnya baru beroperasional 6 bulan. Sarapannya lumayan enak. Nyaman, bersih.

Besok harinya, kita dijemput pihak sukawisata ke hotel untuk diantar ke pelabuhan. Di mobil penjemputan kita mulai kenal sama teman-teman satu open trip. Namanya Angga dan Aceng (ternyata dari Bandung juga), juga ada Eka – Nesa dari Jakarta.

Ternyata jarak pelabuhan juga deket banget, ga sampai 5 menit kita sudah sampai pelabuhan. Jadwal keberangkatan speedboatnya pukul 12.00 WITA kalau ga salah. Speedboat yang kita tempati berisi 16 orang yang ternyata sesama open trip dari sukawisata. Dengar-dengar sih kalau kita ga ikut opentrip, kita harus cari orang yang mau berbagi sewa speedboat dengan kisaran harga 2-3juta dari Tarakan – Derawan.

Speedboat Siap Menunggu Para Traveler

Speedboat Siap Menunggu Para Traveler

Gaya Dulu Sebelum Lepas Landas

Gaya Dulu Sebelum Lepas Landas

Waktu tempuh Tarakan – Derawan sekitar 3 jam. Kita harus siap fisik ditampar angin laut, diombang-ambing ombak, dikocok-kocok perut, hehee ga dengg… Tips buat kalian, mending pilih tempat duduk di tengah. Karena kalau paling belakang, kalian bakalan kena panas dan cipratan air laut kadang-kadang, tapi guncangannya memang paling halus dibandingkan duduk di depan yang harus bersiap-siap kaya naik kuda ronggeng naik-turun sampe kejeduk. Hahaha…

Selama melewati perairan, kita akan menemukan banyak kapal batu bara. Sayang, air lautnya menjadi tercemar kecoklatan karena proses penggalian batu bara itu. Sempat bertanya-tanya jangan-jangan air Derawan sudah tercemar juga, hiks…

IMG_0064

Oh ya ada hal lucu selama perjalanan, jadi selama 3 jam di speedboat kita udah berkenalan dengan sesama anggota trip. Ada namanya Sabrina, anak Medan yang kerja di Bontang. Anaknya ceplas-ceplos. Saat itu dia kebelet pipis, padahal kita baru 1 jam perjalanan. Selama 2 jam menahan jajahan air seni, kita bener-bener menjadikan itu sebagai joke. Menahan pipis aja udah kesiksa, apalagi ditambah dengan guncangan tiap detik yang bikin pengen bunuh diri.

“Udah mba, suruh abang kapalnya berenti bentar. Kan bisa pipis di laut.”

“Mba Sabrina, ke belakang speedboat aja pipis dulu, tar juga kering sendiri sebentar juga.”

Dan berbagai komentar jorok lainnya yang membuat Sabrina sepertinya pengen nyemplung ke laut buat pipis beneran.

“Mba Res, kalau tempat duduknya basah, berarti Sabrina ngompol ya…” kata Lena, temen kerja Sabrina yang duduk berhadapan. Sabrina emang posisinya duduk di samping gue. Gue Cuma ketawa kasian, karena sebenernya gue pernah ngerasain pengalaman nahan pipis di speedboat waktu ke Gili Trawangan dulu dan itu sangat menyiksa banget.

Tapi akhirnya Sabrina berhasil menahan jeratan maut itu karena tepat pukul 3 sore kita tiba di Derawan yang menawan…

Horayy... Nyampe Juga ke Derawan, Lihatt Terumbu karangnya pun terlihat jelas dari atas speedboat

Horayy… Nyampe Juga ke Derawan, Lihatt Terumbu karangnya pun terlihat jelas dari atas speedboat

IMG_0086

Dermaga Derawan super duper jernih. Bahkan kamu akan menemukan begitu banyak ikan besar dan kecil, juga rombongan penyu hilir mudik sekitar dermaga. Tanpa perlu menyelam, kamu udah begitu terpesona kejernihan perairan Derawan.

Ringkasan budget Derawan

Transportasi (PP)

  • Bandung – Jakarta via Primajasa 230-300k (kalau pake travel lain)
  • Pesawat Jakarta-Balikpapan-Tarakan 2 x 1.000.000 (kalau pesan jauh-jauh hari) = 2jt
  • Open Trip 4D 3N, all akomodasi mulai bandara Tarakan – Derawan – bandara Tarakan 1,9jt
  • Menginap di hotel Tarakan (jika tidak mendapat jadwal flight yang pas) 300k
  • Oleh-Oleh (optional) 300k

Total budget antara 4,1-4,8jt

Note :

*) perencanaan liburan itu sangat penting, mengingat biaya tiket pesawat sebanding dengan harga open tripnya, ada baiknya kamu memesan tiket ke Tarakan jauh-jauh hari.

*) Bawa flashdisk kosong minimal 5Gb, agar tidak kerepotan saat mindahin data dari pihak tour.

*) Camera underwater sangat wajib, mengingat semua keindahan di Derawan tidak hanya berada di daratan tetapi juga di lautan. Video lebih berbicara daripada foto.Pakai memori terbesar yang kamu punya agar kamu bisa puas mendokumentasikan keindahan Derawan.

*) Bawa hansaplast sebanyak mungkin, karang Derawan banyak yang dangkal yang memungkinkan goresan karang lebih banyak terukir di tubuh eksotismu nanti. Hehehe…

*) Tongsis dan fisheye juga sangat membantu untuk mengabadikan keindahan Derawan dengan spot yang lebih luas.

*) kalau sebagian besar waktumu dihabiskan di laut, sebaiknya menginap di homestay saja sekadar untuk tidur untuk menekan budget. Kecuali jika kamu ingin ketenangan, kamu bisa menginap di Maratua Island.

*) Saat di speedboat, duduk di bagian tengah itu paling nyaman.

*) Foto diambil dari camera Oppo Find 7 dan camera underwater Canon D30, tanpa proses editan sedikitpun.

Baca artikel selanjutnya :

  1. Cantiknya Pulau Derawan
  2. Pulau Maratua, Pulau Memukau dengan Julukan Maldives van Borneo
  3. Kakaban Island, Kamu Akan Menemukan Ubur-Ubur Jinak Disini
  4. Menemukan Penyu Langka yang Jinak, Save Them Please…
  5. Pulau Gusung Pasir, Spot Tercantik Bagi yang Hobby Selfie

Penyebab utama komedo adalah produksi minyak berlebih. Kulit berminyak memang memiliki kelebihan untuk awet muda, namun kulit berminyak juga dapat menimbulkan banyak masalah. Timbunan lemak dan minyak dalam pori-pori dapat menyebabkan komedo di wajah. Jika kulit anda terasa kasar ketika mengusapnya, dapat dipastikan anda memiliki komedo.

Bagi wanita, menggunakan make up nyang berlebihan dapat menyebabkan komedo di wajah. Penggunaan alas bedak, pelembab, fondation, milk cleanser, tabir surya dan kondisioner dapat menimbulkan komedo di wajah, karena semua benda ini dapat masuk ke pori-pori. Untuk itu bagi wanita, gunakanlah make up sewajarnya dan pastikan benar-benar bersih saat membersihkannya.

Stess juga dapatmenimbulkan komedo di wajah. Saat stres, produksi hormon meningkat dan akan muncul secara berlebihan di wajah. Hormon tersebut memicu timbulnya jerawat dan komedo.

Komedo adalah penumpukan kotoran pada pori-pori kulit. Umumnya bagian yang paling sering menjadi sasaran empuk adalah hidung dan sekitar mata. Komedo terbagi jadi 2 jenis, yaitu komedo hitam dan putih. Komedo hitam adalah jenis yang paling banyak dialami oleh orang-orang, sementara komedo putih biasanya berupa tonjolan kecil yang berada di bagian bawah epitel kulit. Jenis komedo yang satu ini memang lebih sulit dihilangkan karena memerlukan sedikit ‘luka’ untuk mengeluarkannya. Diperlukan bantuan oleh dokter kecantikan untuk menghilangkan komedo putih.

Pada dasarnya komedo dibagi menjadi dua macam, yaitu komedo hitam dan komedo putih. Komedo hitam disebut dengan komedo  terbuka. Komedo hitam mudah terlihat di pori-pori yang terbuka. Sedangkan komedo putih disebut dengan komedo tertutup. Komedo putih letaknya dibawah pori-pori dan dibutuhkan cara khusu untuk menghilangkannya.
Untuk komedo yang umumnya dialami oleh kebanyakan orang adalah komedo hitam yang disebabkan oleh debu dan kotoran yang menempel pada wajah yang berpori-pori besar. Umumnya komedo yang bercampur dengan kotoran dan keringat, bukan saja dapat mengganggu penampilan, tapi juga dapat menyebabkan jerawat.  Cara menghilangkan komedo yang paling sering dilakukan adalah dengan memencet keluar bagian komedo. Padahal cara tersebut dapat memicu masalah lainnya pada pori-pori wajah yang semakin membesar. Tak sedikit pula yang rela mengeluarkan sedikit uang untuk menghilangkan komedo dengan mengunjungi salon-salon kecantikan yang harganya cukup mahal.

Cara menghilangkan komedo memang gampang-gampang susah. Sebenarnya ada banyak sekali cara menghilangkan komedo dengan bahan-bahan alami. Cara ini selain lebih murah, juga dapat meningkatkan kualitas kulit tapi memerlukan kesabaran untuk melakukannya hingga memperoleh hasil yang diharapkan. Berikut ini akan dibahas 20 cara menghilangkan komedo dari wajah meliputi bahan-bahan alami, juga perawatan yang perlu diperhatikan.

 1Scrub

Bahan scrub adalah salah satu cara menghilangkan komedo dengan cepat. Terdapat banyak sekali produk scrub pembersih wajah yang bisa anda dapatkan di swalayan. Jika ingin menggunakan scrub berbahan alami, bahan yang bisa digunakan adalah kopi.

2. Tea Tree Oil

Tea tree oil dikenal bermanfaat untuk menghilangkan jerawat dan membasmi noda hitam. Selain itu, khasiat tea tree oil juga ampuh untuk menghilangkan komedo dari wajah. Cukup usapkan ke bagian-bagian yang rawan terkena komedo secara rutin untuk mencegah komedo menyusup ke dalam kulit. Pastikan agar komedo lama sudah dibersihkan sebelum menggunakan tea tree oil ini.

3. Pepaya

Buah pepaya terkenal sebagai salah satu bahan untuk perawatan kecantikan yang umumnya digunakan sebagai masker. Masker pepaya berfungsi ganda, yaitu mengencangkan, memutihkan dan menghaluskan kulit. Selain itu, juga berkhasiat untuk melepaskan komedo dari pori wajah. Untuk hasil yang lebih maksimal, disarankan agar mencampurkan masker pepaya dengan susu dan madu.

4. Oat

Bahan gandum selain bermanfaat untuk menyedot minyak berlebihan pada kulit juga bermanfaat untuk mengatasi komedo dari kulit. Cara menghilangkan komedo pada wajah dengan oat adalah dengan cara memijat campuran oat dan air pada wajah secara menyeluruh untuk melepas sel-sel kulit mati sekaligus melancarkan aliran darah di wajah.

5. Putih Telur

Bagian putih pada telur mengandung protein tinggi yang dapat menghaluskan kulit wajah dan membuatnya cerah. Mengoleskan putih telur juga menjadi salah satu tips menghilangkan bekas jerawat membandel. Untuk menghilangkan komedo dari wajah juga bisa menggunakan putih telur. Cukup balurkan putih telur pada bagian wajah dan hidung yang kerap menjadi sarang komedo, lalu diamkan hingga kering sebelum dibasuh menggunakan air hangat.

6. Lemon

Jeruk lemon mengandung vitamin C, flavonoid, dan asam sitrat yang berkhasiat menghilangkan jerawat, noda hitam, mengurangi minyak, serta melepas sel kulit mati dari permukaan kulit. Cukup balurkan perasan air jeruk lemon pada kulit wajah yang ditimbun komedo secara teratur. Disarankan agar melakukan perawatan ini pada malam hari sebelum tidur. Usap dan biarkan hingga pagi hari. Lakukan secara rutin untuk mengurangi komedo bersarang pada kulit.

7. Pasta Gigi

Odol juga kerap digunakan sebagai ‘bahan darurat’ untuk menghilangkan jerawat yang meradang. Selain itu, kandungan fluoride pada pasta gigi juga bisa membantu meredakan komedo yang meradang, yang biasanya disebabkan oleh infeksi.

8. Kacang Kedelai

Kacang kedelai juga bisa diaplikasikan untuk mengatasi komedo membandel dari wajah. Cukup jus kacang kedelai dan gunakan sebagai masker wajah. Diamkan selama setengah jam lalu bilas hingga bersih.

9. Baking Soda

Salah satu bahan untuk membuat kue ini ternyata juga efektif digunakan sebagai penghilang komedo. Cara melakukan perawatan dengan baking soda adalah dengan cara mengurutkan adonan baking soda pada kulit wajah selama beberapa menit untuk melepas komedo sekaligus sel-sel kulit mati dari permukaan kulit.

10. Air Garam

Cara menghilangkan komedo dari wajah juga bisa menggunakan air hangat yang dicampur dengan garam. Fungsi air hangat adalah untuk membuka pori-pori kulit, sedangkan fungsi garam untuk melepas komedo dari balik kulit. Setelah membersihkan wajah, basuhlah dengan menggunakan air dingin sebagai penutup.

11. Lobak

Selain pepaya dan kacang kedelai, masker lobak juga bisa dimanfaatkan sebagai salah satu cara menghilangkan komedo dari wajah. Perawatan ini bisa dilakukan 1 minggu sekali, atau dikombinasikan dengan masker pepaya.

12. Kulit Jeruk – Kulit jeruk juga bisa menjadi bahan ampuh  untuk mengatasi masalah seputar kulit, termasuk komedo. Cukup tempelkan kulit jeruk pada permukaan kulit yang kasar dan berkomedo untuk melepaskan komedo dari permukaan kulit.

13. Es Batu

Terapi es batu adalah perawatan paling sederhana untuk menyegarkan kulit wajah. Es batu dapat mengecilkan pori-pori kulit sehingga kulit wajah terlihat halus dan kencang. Untuk melakukan perawatan dengan menggunakan es batu, cukup tempelkan dan pijatkan es batu pada bagian wajah yang berkomedo selama 5-10 menit. Untuk perawatan yang lebih maksimal lebih baik komedo dibersihkan lebih dulu dengan masker pembersih komedo.

14. Lidah Buaya

Bahan lidah buaya memang terkenal sebagai bahan untuk perawatan rambut. Tapi getah lidah buaya juga berkhasiat tinggi untuk meningkatkan kualitas kecantikan kulit. Cara menghilangkan komedo dengan getah lidah buaya cukup mengoleskan getah pada wajah lalu diamkan hingga kering sebelum dibilas.

cara-menghilangkan-komedo

  1. Jeruk nipis

Jeruk nipis merupakan cara tradisional untuk menghilangkan komedo. Pilihlah jeruk nipis yang sudah matang, lalu belahlah menjadi bagian yang kecil. Potongan jeruk nipis tersebut anda letakan pada wajah yang terdapat komedo. Diamkan selama beberapa menit, lalu bilas dengan air bersih. Lakukanlah cara ini secara rutin dan dalam waktu kurang dari satu minggu komedo anda akan hilang.

komedo-jeruk nipis

  1. Kopi hitam

Kopi hitam tanpa dicampur bahan lain dapat menjadi penghilang komedo. Caranya cukup dengan mencampurkan kopi hitam tersebut dengan air dingin, lalu gosokan pada bagian wajah yang terkena komedo secara perlahan. Jangan menggosok wajah dengan keras, karena itu akan membuat wajah terluka. Setelah menggosok selama 3 menit, bilas dengan air bersih. Banyak orang yang telah berhasil menghilangkan  komedo dengan cara ini.

komedo-kopi

  1. Alpukat

Selain baik untuk kesehatan kulit dan diet, alpukat  juga ampuh menghilangkan komedo. Pilihlah alpukat yang matang. Haluskan daging alpukat dan aplikasikan sebagai masker di wajah. Pastikan bagian wajah yang berkomedo terkena masker alpukat tersebut. Diamkan beberapa menit, lalu bersihkan. Gunakanlah masker ini pada malam hari, karena masker aplukat dapat bekerja dengan lebih efektif.

komedo-alpukat

  1. Madu

Madu merupakan salah satu bahan alami yang ampuh menghilangkan komedo. Madu yang digunakan haruslah madu murni. Caranya oleskan madu murni tersebut pada wajah yang berkomedo. Gosoklah perlahan hingga kotoran keluar dari bagian wajah tersebut. Apabila anda sudah tidak merasa nyaman dengan gosokan tersebut, bilaslah wajah anda dengan air bersih. Lakukan ritual ini dengan rutin dan dalam beberapa hari komedo anda akan hilang.

madu

  1. Nanas

Nanas memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk membersihkan komedo. Caranya pilihlah nanas yang matang dan potong nanas tersebut menjadi bagian yang kecil. Letakan potongan nanas kecil tersebut pada bagian wajah yang berkomedo. Biarkan selama beberapa menit. Anda akan merasa sedikit perih, namun hal tersebut menandakan bahwa nanas sedang bekerja menghilangkan komedo. Setelah beberapa menit, bilaslah dengan air bersih.

komedo-nanas

  1. Teh

Teh merupakan minuman yang sering kita konsumsi sehari-hari. Teh pun bahan yang mudah ditemukan dan ternyata dapat menghilangkan komedo. Teh yang digunakan cukup teh yang biasa anda konsumsi sehari-hari. Caranya seduh the dengan air panas dan letakkan teh tersebut  pada bagian wajah yang berkomedo. Diamkan beberapa menit, lalu bersihkan. Jika rutin melakukan cara ini, komedo anda akan hilang dengan cepat dan mudah.

komedo-teh

Selain melakukan perawatan dengan bahan-bahan di atas, untuk menghilangkan komedo juga harus ditunjang oleh kebiasaan sehari-hari terhadap kulit wajah.  Berikut ini adalah 6 Kebiasaan sehari-hari yang dapat mengurangi maupun menghilangkan komedo :

1. Perhatikan Kebersihan Wajah

Memperhatikan kebersihan wajah bisa berupa membersihkan sisa-sisa make-up, menggunakan penutup wajah jika berada di luar atau saat berkendara, mencuci minyak wajah secara teratur.

2. Minum Air Putih 

Ahli kesehatan menganjurkan kita untuk rutin mengkonsumsi air putih secara teratur atau 8-12 gelas sehari untuk menjaga kesehatan tubuh. Selain menjaga kesehatan, terapi air putih juga dikenal sebagai terapi untuk kecantikan. Salah satu penyanyi legendaris Titiek Puspa juga pernah mengungkapkan, terapi air putih adalah salah satu rahasia awet mudanya yang sudah ia jalani sejak berusia muda.

3. Perawatan Wajah Secara Rutin 

Cara menghilangkan komedo dengan cepat, salah satunya adalah dengan melakukan facial. Tentu saja, perawatan ini memerlukan sedikit waktu dan biaya. Tapi tak ada salahnya untuk melakukan perawatan ini minimal sesekali dalam sebulan untuk menjaga kelenturan dan kesegaran kulit wajah.

4. Perhatikan Kebersihan Alat 

Bagi yang sering menggunakan alat make-up. Harap membersihkan peralatannya secara rutin, meletakkannya ditempat yang bersih, serta memastikan agar alat dalam kondisi tetap steril setiap saat.

5. Kurangi Kebiasaan Memencet Komedo

Cara menghilangkan komedo dengan cepat biasanya dilakukan dengan cara memencet keluar komedo dengan kedua jari. Padahal hal tersebut dapat membuat pori-pori semakin besar. Jika dilakukan secara rutin akan membuat kulit wajah dan hidung terlihat kasar dan bopeng.

6. Konsumsi Makanan 4 Sehat 5 Sempurna 

Kecantikan kulit bukan saja ditunjang oleh perawatan eksternal saja, tetapi juga dari kebiasaan sehat dan konsumsi gizi yang kita makan sehari-hari. Kurangi makanan yang berlemak untuk mencegah hormon memproduksi minyak yang berlebihan pada wajah.

Jika anda kepepet, harus menghilangkan komedo dalam waktu cepat karena mau bertemu orang penting atau menghadiri acara penting, anda dapat mencoba cara berikut ini :

  1. Basahi wajah dengan air bersih
  2. Gunakan campuran cleansing susu dan scrub wajah. Pijat wajah dengan merata terutama pada bagian yang berkomedo.
  3. Cucilah wajah dengan sabun pencuci muka hingga bersih.
  4. Keringkan wajah dengan cara menempelkan handuk pada wajah.
  5. Gunakan toner tambahan, jika jenis kulit wajah anda berminyak.
  6. Lakukan steaming atau penguapan selama 15 menit untuk melenturkan komedo agar menjadi lebih mudah terlepas dari pori-pori. Bisa juga dengan menggunakan retinol atau arbutin.
  7. Setelah itu, cobalah untuk memencet komedo secara perlahan. Cara ini akan membuat komedo menjadi mudah keluar tanpa harus membuat kulit wajah memerah akibat pencetan.

Mudah kan cara menghilangkan komedo dengan alami. Bahan-bahannya pun mudah ditemukan. Mari jaga kulit cantik kita dengan melakukan perawatan dengan bahan-bahan alami dan menyehatkan. Selamat mencoba! :)

Visit www.egyptiancream.info