Coban Rondo, Tak Hanya Ada Air Terjun

admin_ireztia

Coban Rondo. Ya kali ini kita akan kupas tuntas tentang Coban Rondo. Jika kamu hanya tau di tempat wisata itu hanya terdapat air terjun. Salah guys, karena selain air terjun kita bisa menikmati wahana-wahana lain yang seru di area wisata Coban Rondo.

Baca Juga : Asyiknya Malam Mingguan di Batu Night Spektacular

Seperti apa sih Wisata Coban Rondo? Bagaimana asal-usul Air Terjun Coban Ronda dan wahana apa saja yang bisa kita temui disana? Simak ya!

Air terjun Coban Rondo Malang berada di ketinggian 1.135 meter dpl. Air terjun ini pertama kali diresmikan pada tahun 1980.

Sumber air terjun berasal dari mata air yang berada di sisi lereng gunung Kawi, yaitu mata air Cemoro Mudo. Tinggi Air terjun Coban Rondo mencapai 84 meter. Kuota air yang ditimbulkan mencapai 90 hingga 150 liter per detik.

Udara yang sangat sejuk dan pemandangan alam yang masih natural menjadi daya tarik tersendiri bagi setiap wisatawan yang datang. Kita bisa menikmati keindahan air yang jernih dan suhu yang sangat menyejukkan.

Coban rondo

Di sana kita bisa bermain air atau sekadar duduk-duduk di gazebo-gazebo sekitar air terjun. Suara air terjun yang kencang membuat kita merasa tenang. Selain itu, kita juga bisa berfoto-foto sambil menikmati suasana. Air terjun ini juga menciptakan embun-embun yang akan berterbangan dan membasahi baju. Baiknya sih kita jangan lupa untuk membawa baju ganti.

1. Asal-usul Air Terjun Coban Rondo

Coban Rondo, dalam bahasa Indonesia Coban berarti air terjun dan Rondo berarti Janda. Jadi Coban Rondo kurang lebih artinya adalah air terjun janda.

Kisah ini diawali oleh sepasang kekasih bernama Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusuma. Dewi Anjarwati adalah seorang gadis yang berasal dari Gunung Kawi, sedangkan Raden Baron kusuma adalah pemuda asal Gunung Anjasmoro.

Pada suatu ketika Dewi Anjarwati ingin mendatangi tempat kediamannya Gunung Anjasmoro. Bersama dengan Raden Baron Kusuma. Namun niatan itu tidak mendapatkan persetujuan dari orang tua Dewi Anjarwati. Karena pernikahan mereka yang belum genap 40 hari.

Dewi Anjarwati dan Baron Kusuma tetap memaksa berangkat ke tempat kediaman orang tua Baron Kusuma. Di tengah perjalanan mereka dihadang oleh seorang pemuda tak dikenal yang bernama Joko Lelono.

Pemuda tak dikenal tersebut terpikat dengan kecantikan Dewi Anjarwati, dan jatuh hati kepadanya. Ia pun berusaha merebut Dewi Anjarwati dari suaminya, Raden Baron Kusuma. Terjadilah pertempuran hebat antara Joko Lelono dengan Raden Baron Kusuma. Dewi Anjarwati beserta pembantunya diminta untuk melarikan diri di sebuah Coban (air terjun) oleh suaminya.

Hari demi hari, bulan demi bulan, Dewi Anjarwati mencemaskan suaminya dan tetap setia menunggu di sebuah air terjun tersebut. Namun, sejak pertempuran yang dialami suaminya, Dewi Anjarwati tidak pernah bertemu lagi dengan suaminya. Ia tetap menunggu di sebuah air terjun tersebut dengan status janda karena suaminya tak kunjung datang.

Dari kisah itulah nama Air Terjun tersebut menjadi Coban Rondo (Air Terjun Janda).

2. Wahana Coban Rondo Malang

Tidak hanya keindahan pemandangan saja yang ditawarkan oleh wisata ini. Namun permainan permainan seru sekaligus menantang juga bisa didapatkan di sana. Wahana permainan yang tersedia di area Coban Rondo antara lain:

Taman Labirin Coban Rondo

Taman Labirin adalah salah satu fasilitas baru yang langsung populer sebagai salah satu Spot Foto di Malang yang keren. Seperti namanya, Taman Labirin ini adalah sebuah taman yang bentuknya adalah sebuah labirin dari tanaman tinggi.

Coban rondo

Kita bisa masuk dan mengeksplor Taman Labirin untuk menemukan pusatnya. Tidak lupa kita bisa berfoto-foto sambil mencari jalan keluar dari taman tersebut. Kita juga bisa memotret dari atas dengan naik ke menara pandang di atas pintu gerbang tiket Taman Labirin tersebut.

Biaya: Rp 10.000

Wahana satwa dan kebun Coban Rondo

Di wahana flora dan fauna ini kita bisa menikmati toga. Dan belajar berbagai tanaman toga dengan biaya hanya Rp 5.000 saja. Suasana alam di kebun sangat memanjakan mata kita loh guys.

Kita juga bisa memberikan makan rusa, juga dengan harga Rp 5.000. Sebenarnya lokasi ini cocok untuk edukasi anak-anak dan keluarga. Dengan cara ini kita bisa mengenalkan anak-anak untuk cinta pada binatang.

Di wahana satwa dan kebun ini juga ada outbond untuk anak-anak. Ada juga persewaan kuda poni bagi anak untuk dinaiki secara aman. Ada juga wisata petik apel dan sahabat peternak, juga outbond kid/care area. Cocok untuk menikmati lezatnya apel Malang langsung dari kebunnya.

Outbond di Coban Rondo

Di Wisata Coban Rondo juga ada beberapa fasilitas outbond yang menyenangkan dan bisa dicoba. Berikut beberapa pilihan fasilitas outbond beserta harganya.

Paint Ball

Paint Ball adalah sebuah permainan baku tembak antar team dengan menggunakan senapan mainan dan juga peluru yang terbuat dari karet. Dalam melakukan permainan ini setiap peserta dilengkapi dengan baju serta berbagai macam perlengkapan pelindung lainnya.

Coban rondo

Biaya Rp 450.000 (150 peluru)/ tim (6 orang)

Wahana Fun Tubing

Fun tubing adalah berenang mengitari sungai dengan menggunakan ban pelampung. Dalam menikmati wahana ini, setiap peserta akan diberikan dua perlengkapan renang, yaitu ban dan baju pelampung.

Coban rondo

Biaya Rp 35.000/ orang

Flying fox

Ingin mencoba keseruan meluncur di udara? Siapkan kocek hanya dengan harga Rp 30.000 saja.

Coban rondo

Sepeda gunung

Wahana ini tidak kalah seru. Disini kita bisa menyewa sepeda gunung dengan harga Rp 5.000.

Camping ground

Berkemah di bumi perkemahan Coban Rondo tidak kalah menyenangkan. Di area ini bisa untuk berbagai acara.

3. Harga Tiket Masuk Coban Rondo

Harga tiket masuk wisata ini juga terbilang murah dan terjangkau. Untuk hari biasa, wisatawan domestik hanya dikenakan tarif Rp 15.000 sedangkan wisatawan asing dikenakan biaya Rp 25.000. Untuk weekend, harga tiket wisatawan domestik adalah Rp 18.000 sedangkan untuk wisatawan asing adalah Rp 30.000.

Selain tiket masuk, di gerbang masuk Coban Rondo, Anda juga perlu membayar beberapa retribusi sebagai berikut:

• Masuk dan parkir kendaraan roda 2 : Rp 2.000 dan Rp 4.000
• Sedangkan untuk  kendaraan roda 4 : Rp 4.000 dan Rp 4.000
• Masuk dan parkir kendaraan roda 6 : Rp 6.000 dan Rp 6.000

Note: Harga diatas dapat berubah sewaktu waktu

Biaya tiket masuk ke Air terjun belum termasuk biaya wahana yang ada di dalamnya. Beberapa wahana (selain air terjun) dikenakan biaya tambahan. Sebaiknya menyediakan dana lebih ya. Karena banyak wahana-wahana yang sangat menyenangkan untuk di coba.

Jarak dari retribusi tiket ke lokasi Air Terjun Coban Rondo adalah 2 km. Setelah sampai lokasi wisata, setiap wisatawan berjalan kaki menuju air terjun sejauh 50 meter.

4. Lokasi Air terjun Coban Rondo

Wisata air terjun Coban Rondo Terletak di Kota Batu Malang Jatim, Tepatnya di jalan Coban Rondo, desa Pandesari, Kecamatan Pujon. Jarak dari Malang kota ke lokasi wisata kurang lebih 20 km, membutuhkan sekitar 1 jam perjalanan. Sedangkan jarak dari kota Batu ke lokasi wisata kurang lebih 12 km dan memakan waktu kurang lebih 30 menit.

Rute Menuju Lokasi Air Terjun Coban Rondo

Akses menuju Air terjun Coban Rondo sangatlah mudah, karena terdapat transportasi umum yang beroperasi menuju lokasi. Ada dua alternatif untuk sampai ke lokasi wisata, antara lain;

Transportasi Umum:

Dari Terminal Arjosari Malang naik Bus jurusan Landungsari. Setelah tiba di Landungsari lanjut lagi naik bus jurusan Pujon (Arah ke Kediri). Sesampainya di daerah Pujon, turun tepat di Patung Sapi. Dari Patung Sapi naik ojek ke lokasi Air Terjun Coban Rondo.

Kendaraan Pribadi:

Apabila menggunakan Kendaraan pribadi, maka dari arah Batu langsung menuju Pujon. Ketika sampai di puncak perbukitan terdapat papan petunjuk yang menunjukkan arah wisata Air Terjun Coban Rondo. Setelah itu tinggal mengikuti petunjuk yang ada.

Lengkap banget kan informasi Wisata Coban Rondo Malang ini. Buat kamu yang ingin mengunjungi tempat ini semoga artikel ini membantu ya.

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

Leave a Reply