Manfaat dan Resiko Tanam Benang (Threadlift)

admin_ireztia

Kalau membicarakan masalah kecantikan gak ada habis-habisnya ya. Kemajuan teknologi yang canggih menjadi alasan dunia kecantikan terus berinovasi. Salah satunya dengan tanam benang pada wajah atau sering juga disebut Threadlift. Lalu apa sih manfaat dan resiko tanam benang atau Threadlift itu?

Baca juga : Cara Memiliki Wajah Tirus Secara Alami

Kali ini kita akan membahas apa saja manfaat dan resiko tanam benang yang mungkin terjadi jika kita ingin melakukan “vermak” pada wajah.

Walaupun tindakan ini dinilai sebagai tindakan nonsurgical yang paling aman dalam mengoreksi bagian tubuh dan kulit.

1. Apa sih Tanam Benang?

Tanam benang atau Thredlift adalah proses pembentukan kolagen pada kulit wajah dengan cara menanamkan benang di lapisan kulit. Benang yang digunakan tentunya benang khusus yang aman untuk kulit.

Tindakan threadlift adalah tindakan untuk mengkoreksi bagian kulit atau tubuh dengan metode tertentu sehingga kulit dapat dibentuk sesuai keinginan. Seperti mengencangkan kulit, meninggikan cuping hidung, menghilangkan doublechin, kerutan pada wajah, mengurangi kantung mata, mengencangkan payudara, menyamarkan parut strechmark, dan lain sebagainya yang terkait dengan tindakan anti aging.

Tanam benang merupakan bagian dari tindakan medis sama halnya dengan tindakan lainnya yang ditangani oleh dokter. Dimana setiap tindakan medis selalu memiliki manfaat dan resiko yang mungkin terjadi. Oleh karena itu kali ini kita akan bahas manfaat dan resiko tanam benang.

Resiko dari setiap tindakan kembali lagi tergantung kepada kondisi tubuh manusia yang berbeda satu sama lain. Apakah cocok dengan metode ini atau tidak. Demikian juga manfaat dan resiko tanam benang yang dilakukan pada setiap orang akan berbeda-beda.

Proses tanam benang memang sedikit mengerikan. Hal inilah yang memicu banyak pro dan kontra di dunia kecantikan. Tapi, proses tanam benang dianggap lebih aman ketimbang sedot lemak di wajah. Hanya saja, wajah akan terlihat melebam setelah melakukan tanam wajah. Tanam benang juga menawarkan hasil lebih tahan lama jika dibandingkan dengan Botox dan dermal fillers.

Dari prinsip tersebut barulah bagaimana keahlian dokter menggunakan fungsi tersebut dalam mengoreksi bagian-bagian tubuh.  Agar kulit kita lebih terlihat maksimal sesuai kebutuhan dari pasien.

Disisi lain walaupun tindakan Taman Benang (threadlift) dinilai aman. Kita juga harus tetap memperhitungkan manfaat dan resiko tanam benang yang mungkin terjadi pasca tindakan medis ini. Karena setiap kondisi fisik manusia pada dasarnya berbeda-beda satu sama lain. Hal inilah yang sering harus dihadapai dokter yang menangani. Ketepatan analisa, keahlian, serta jam terbang dokter biasanya yang paling menentukan dalam menghindari resiko-resiko ini.

2. Apa Manfaat Tanam Benang?

Manfaat yang bisa kita dapatkan dari tindakan tanam benang diantaranya adalah :

– Mengangkat dan mengencangkan kulit (Strong Lifting and Tightening)
Hal ini dikarenakan pengaruh PDO yang merangsang bertumbuhnya collagen pada kulit.

– Wajah terbentuk sesuai dengan keinginan.
Tanam benang menjadikan bagian-bagian tubuh dan kulit (Skin Firming) seperti membentuk V line dan S line, karena fungsi benang yang menarik kulit serpti pada wajah.

-Merangsang peremajaan dan mencerahkan warna kulit
Tanam benang mempunyai manfaat merangsang peremajaan kulit dan mencerahkan warna kulit (Skin Rejuvenation and Whitening). Hal ini disebabkan karena Zat Collagen yang bersifat meremajakan dan mencerahkan kulit. Seperti halnya kulit pada bayi yang kaya akan collagen (semakin bertambah usia semakin sedikit produksi collagen tubuh).

– Menghilangkan keriput pada kulit
Ketika kulit menjadi kencang secara otomatis keriput karena usia akan tersamarkan.

– Menghilangkan jerawat pada wajah
Masalahjerawat biasanya hilang akibat proses peremajaan kulit sebagai efek dari Zat Collagen yang dirangsang oleh benang PDO.

– Menghilangkan parut pada kulit (Scar Filling)
Dengan bertumbuhnya collagen pada jaringan kulit secara sehat, otomatis akan tubuh jaringan kulit yang menutup scar. Scar merupakan jaringan kulit yang tertidur yang kemudian dibangkitkan kembali.

– Hasil langsung terlihat setelah treatment.

3. Resiko Tanam Benang

Secara umum ada beberapa resiko yang perlu diketahui sebelum kita melakukan tindakan Tanam Benang threadlift, antara lain:

– Lebam
Lebam ini terjadi karena bekas masuknya benang. Hal ini biasanya terjadi akibat pecahnya pembuluh darah terutama dibagian-bagian kulit yang kaya akan pembuluh darah seperti kantung mata. Namun lebam biasanya sangat mudah diobati dan biasanya tidak berlangsung lama (1-2 hari saja). Pengobatan yang dilakukan untuk lebam ini biasanya menggunakan cream anti lebam.

– Benang menonjol keluar
Hal ini biasanya terjadi setelah treatment. Dikarenakan pasien banyak beraktifitas atau berbicara. Ketika benang terpasang diwajah ada baiknya tidak membuka mulut lebar-lebar. Hal ini dikarena akan menyebabkan pergeseran benang yang sudah masuk ke jaringan kulit. Namun hal ini bisa dikoreksi oleh dokter. Tindakan dan pada saat retouch tersebut Benang yang menonjol akan dikoreksi/ diperbaiki.

– Bentuk yang tidak sama (asimetris)
Meskipun ada resiko ini tapi kemungkinannya jarang terjadi, tingkat kemungkinan biasanya dibawah 5%. Hal ini terjadi apabila bagian kiri dan kanan tidak sama. Baru terlihat setelah 1-2 hari pasca tindakan. Hal ini juga dapat dikoreksi pada saat retouch mungkin pada bagian tertentu akan ditambahkan beberapa benang agar menjadi simetris kembali.

– Efek diluar dugaan

Hal ini bisa terjadi namun kemungkinannya dibawah 1%. Seperti pendarahan, infeksi, dan atau kerusakan pada jaringan saraf. Hal ini terjadi biasanya apabila tindakan tanam benang threadlift yang dilakukan oleh orang yang tidak berkompeten. Karena tindakan threadlift dilakukan pada titik lapisan kulit yang aman, sangat tidak disarankan dilakukan oleh orang awam.

Demikian pembahasan tentang manfaat dan resiko tanam benang. Untuk kalian yang akan berencana melakukan tindakan tanam benang sebaiknya pilih dokter yang sudah ahli dan berkompetensi ya. Ingat jangan pernah dengan harga yang murah! Sampai ketemu di pembahasan yang selanjutnya.

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

Leave a Reply