5 Langkah Pertama Memulai Bisnis Online yang Baik

ireztia

Bisnis online dewasa ini menjelma menjadi bisnis yang sangat menjanjikan. Tidak hanya UKM atau online shop berbasis fashion yang meramaikan industri online ini, kini bidang ritel pun ikut meramaikan persaingan bisnis online ini.

Hal ini wajar karena bisnis online dipercaya mampu menekan biaya operasinal secara efektif dibandingkan penjualan offline. Dapat menghemat tempat sewa, karyawan, dan berbagai alasan kemudahan lainnya seperti kemampuan untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Bagi Anda yang ingin memulai bisnis online, ada baiknya anda membaca artikel ini sebagai sarana yang membantu Anda untuk mempersiapkan bisnis online yang ingin Anda jalani.

Berikut akan saya bahas mengenai langkah-langkah memulai bisnis online yang baik.

  1. Niat

Niat itu seperti hal yang mudah untuk diucapkan tetapi tidak semua orang bisa memulainya dengan baik. Sama seperti halnya orang yang berniat puasa. Kalau dari awal kita tidak ada niat puasa, saat merasa haus sedikit kita sudah cari minum. Saat belum lapar-lapar banget sudah mencari cemilan. Tapi bagi orang yang berpuasa dan sudah diniatkan dari awal, biasanya dia akan terus bertahan meski sudah lapar banget kan?

 

Jadi, orang yang dari awal berniat teguh untuk menjadi entrepreneur, di alam bawah sadarnya akan memiliki kekuatan lebih besar untuk melakukan action lebih cepat dan lebih gigih daripada yang niatnya setengah-setengah. Akan terus berusaha mencari jalan, dan ketika ketemu rintangan sebesar apapun akan dengan gigih mencari solusinya. Waktu dagangannya sepi, akan putar otak untuk mengeluarkan aneka strategi marketing yang jitu. Gak gampang kendor di tengah jalan.

Berbeda dengan orang yang ingin jadi pebisnis online tetapi niatnya hanya setengah-setengah, saya jamin orang tersebut akan mudah untuk berhenti di tengah jalan kalau ketemu sedikit saja rintangan. Semua hambatan dan keadaan yang kurang menyenangkan saat berbisnis akan dijadikan alasan untuk kembali lagi ke titik nol. Jadi, pastikan anda punya niat yang kuat saat memulai untuk berbisnis online.

2. Cari peluang

Nah, ini poin yang menarik untuk saya bahas. Mencari peluang bisnis online itu susah-susah gampang. Karena peluang menjadi reseller, agen, distributor atau bahkan menjadi produsen untuk produk-produk online itu sebenarnya banyaaakkk sekali. Semuanya bertebaran di hadapan kita. Apa yang kita lihat, yang kita pakai, semuanya bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Ada 2 hal yang harus kita pertimbangkan saat menilai sebuah peluang, yaitu faktor eksternal dan internal. Faktor eksternalnya adalah :

a. Sebesar apa kebutuhan akan produk/jasa tersebut?

b. Sejauh mana kesulitan yang akan terjadi saat menjalankan bisnis tersebut?

c. Sejauh mana kesulitan konsumen untuk mendapatkan produk/jasa tersebut?

d. Sejauh mana nilai manfaat yang bisa kita berikan dari produk/jasa tersebut?

Produk/jasa yang memiliki tingkat kebutuhan yang tinggi oleh masyarakat dan beririsan dengan kesulitan untuk mendapatkannya seringkali menjadi ceruk yang empuk untuk dipilih. Namun kalaupun tidak, pilihlah peluang yang paling sesuai dengan faktor internal kita, yaitu kemampuan/kesukaan yang kita miliki.

Poin pentingnya adalah memilih peluang bisnis yang dibutuhkan banyak orang dan sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan memulai bisnis hanya berdasarkan jumlah uang yang bisa didapatkan. Mulailah bisnis yang anda sukai dan anda kuasai.

Jika kita menyukai jenis bisnis yang kita jalani, ketika hal buruk terjadi kita masih akan memiliki semangat untuk memperjuangkannya. Karena kita nyaman dan bahagia menjalankan bisnis tersebut.

Jika kita menguasai bisnis tersebut, maka ketika ada masalah yang menghadang, anda akan’betah’ untuk mengulik cara penyelesaiannya. Tidak akan terlalu stress saat menghadapinya.

Bayangkan jika anda memulai berbisnis dari bidang yang tidak anda kuasai dan tidak juga anda sukai, hanya karena bisnis tersebut menjanjikan untung yang besar. Jika suatu saat terkena masalah, terbayang tingkat stress yang anda hadapi dan rasa malas saat menjalani bisnis tersebut?

Intinya, kenali diri anda sendiri. Semua bisnis itu bagus, tetapi masalahnya tidak ada bisnis yang bagus dan cocok untuk semua orang. Pilihlah satu yang paling anda sukai dan kuasai. Jika ada lebih dari satu hal yang anda sukai dan kuasai, pilihlah yang paling anda sukai/kuasai dulu.

Jangan memulai banyak bisnis dalam waktu yang bersamaan karena itu bukan hal yang hebat dalam perkembangan bisnis anda kedepannya. Buatlah satu bisnis anda stabil dulu dalam minimal 1 tahun, setelah itu baru berpikir ke arah ekspansi.

3. Perencanaan yang matang

Untuk memulai bisnis, anda tidak diharuskan memiliki modal dalam jumlah yang besar sebagai salah satu bentuk perencanaan yang matang. Tetapi minimal, anda dapat mengetahui supply chain dan target market yang akan anda masuki.

Setelah anda mengetahui bidang apa yang sesuai dengan kemampuan/kesukaan anda, mulailah mencari sumber-sumber (supplier) yang terpercaya dan dapat diajak kerjasama. Mungkin anda membutuhkan waktu lebih banyak untuk menentukan, membandingkan dan memilih supplier yang dapat mendukung keberlangsungan usaha.

Bisnis online sekarang menawarkan data transparan bagi para pelakunya. Calon agen/reseller dapat menilai kualitas supplier dengan sangat mudah. Bisa dinilai dari segi penawaran harga, ketersediaan barang, testimonial yang ditampilkan, atau bahkan berkomunikasi dahulu selama masa-masa awal pencarian agar tidak merasa salah memilih supplier.

Kemudian, anda pun harus dapat menentukan target pasar yang ingin Anda bidik sedari awal. Tujuannya, agar metode pemasarannya dapat tepat sasaran. Perlu anda ingat bahwa produk sebagus apapun akan gagal di pasaran jika anda salah menentukan target pasar.

Mengenali karakter produk/jasa yang akan anda tawarkan dan disesuaikan dengan target pasar yang tepat akan menghasilkan pertemuan antara penawaran dan permintaan yang seimbang.

4. Ikuti perkembangan teknologi.

Teknologi 10 tahun terakhir ini berkembang begitu pesat. Generasi milenial yang lebih melek teknologi memanfaatkan kesempatan ini lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya sehingga memunculkan pengusaha-pengusaha baru di dunia online. Teknologi membantu melahirkan banyak miliader-miliader baru yang rata-rata masih serusia seperempat abad dan ikut meramaikan ketatnya persaingan di dunia bisnis.

Tidak dapat dipungkiri bahwa sekarang bisnis online terlihat sangat menggeliat dibandingkan online dengan adanya bantuan teknologi. Tidak hanya UKM, brand-brand ternama pun mengakselerasikan perkembangan bisnisnya melalui portal online ini.

Merupakan kewajiban mutlak bagi pebisnis untuk terus mengikuti perkembangan teknologi. Jika awalnya dulu kita menganggap memiliki web dengan fasilitas keranjang belanja adalah sarana berjualan utama pada masanya, sekarang kehadiran marketplace menjadi wadah wajib pula untuk berjualan online. Tak jarang, pebisnis online saat ini dapat meraup omset ratusan juta rupiah hanya dengan mengandalkan marketplace dalam penjualannya.

Jika awalnya facebook dan Instagram terlahir sebagai media social untuk saling berkomunikasi virtual, pada perkembangannya Mark secara cerdas berekspansi menjadikan kedua media social tersebut sebagai portal yang dapat mengakomodir hadirnya pedagang-pedagang online baru. Kemudian hadirlah penawaran fasilitas iklan berupa Facebook Ads dan Insta Ads sebagai media periklanan online selain Google Adwords yang ditangkap oleh pelaku bisnis online untuk memasarkan produknya.

Entah apalagi yang ditawarkan dunia online esok hari. Dan sebagai generasi yang hidup di era teknologi saat ini, ada baiknya kita memanfaatkan perkembangan tersebut untuk kemajuan bisnis kita.

5. Buat sistem yang baik

Seiring berkembangnya usaha ke depannya, bertambahnya modal kerja dan jumlah karyawan, secara bertahap kita dapat mempelajari sistem manajemen usaha yang baik. Bagaimana cara mengatur cashflow, bagaimana cara mengatur produksi atau stok barang agar seimbang, bagaimana teknik pemasaran yang efektif, dan yang terpenting bagaimana mengelola SDM kita menjadi bagian-bagian penting yang bisa kita ajak berlari kencang.

Tidak ada salahnya mempelajari sistem manajerial melalui media apapun yang kalian sukai, entah itu dari buku, artikel online, youtube, seminar, atau apapun yang dapat mengasah skill kita di bidang manajerial dan leadership.

Dengan sistem bisnis yang tersusun rapi, maka kita bisa membuat bisnis kita berjalan tanpa perlu campur tangan kita yang terlalu banyak, sehingga kita dapat memiliki waktu lebih banyak untuk memikirkan pengembangan/ekspansi bisnis ke arah yang lebih besar lagi.

Jadi, apakah anda sudah siap untuk memulai menjadi seorang pebisnis online yang sukses?

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

Leave a Reply