Berapa Biaya Inseminasi yang Harus Disiapkan?

admin_ireztia

Halloo, kali ini masih membahas pesoalan tentang program hamil. Kalau sebelumnya kita bahas tentang program bayi tabung, sekarang kita bahas tentang biaya inseminasi untuk memperoleh momongan yuk. Berbeda dengan bayi tabung, program inseminasi ini tidak memerlukan biaya yang sangat banyak. Biaya inseminasi ini lebih minim karena tidak terlalu memerlukan alat dan metode yang rumit seperti bayi tabung.

Baca juga : Program Bayi Tabung Untuk Memperoleh Momongan.

Persiapan biaya inseminasi yang harus disediakan oleh pasangan suami istri yang sedang melakukan program kehamilan untuk mendapatkan keturunan.

Sebelum membahas biaya kita cari tau dulu apa sih inseminasi dan seperti apa prosedurnya.

1.Apa sih inseminasi?

biaya inseminasi

Banyak pasangan suami istri yang belum dikaruniai buah hati menggunakan berbagai cara untuk mendapatkan kehamilan. Mulai dari pengobatan dokter, hingga herbal. Salah satu metode kedokteran yang paling populer untuk membantu mempercepat proses kehamilan adalah dengan proses inseminasi buatan.

Banyak orang mulai mengkawatirkan kesehatan reproduksinya ketika mereka kesulitan untuk hamil. Inseminasi Intrauterin (IIU), juga dikenal sebagai inseminasi buatan, merupakan salah satu kemajuan dunia kedokteran dalam bidang ketidaksuburan (infertilitas).

Inseminasi

Hal ini dilakukan pemasukan secara sengaja sel sperma ke dalam rahim. Rahim atau serviks seorang wanita dengan tujuan memperoleh kehamilan melalui inseminasi (fertilisasi in vivo) dengan cara selain hubungan seksual.

Secara sederhana, inseminasi buatan berarti proses penempatan sperma dalam organ reproduksi wanita dengan tujuan untuk mendapatkan kehamilan. Inseminasi harus dilakukan pada masa paling subur dari seorang wanita, yakni sekitar 24-48 jam sebelum ovulasi terjadi.

Inseminasi buatan juga merupakan prosedur yang singkat dan relatif tidak menyakitkan. Sebelum melakukan prosedur inseminasi buatan, dokter akan melakukan pemeriksaan organ reproduksi dan kesuburan dari masing-masing pasangan. Hal ini untuk mengetahui apa yang kemungkinan menjadi halangan terjadinya kehamilan secara alami.

Seperti apa inseminasi itu?

Proses inseminasi biasanya merupakan pilihan yang baik untuk membantu proses pembuahan. Umumnya inseminasi dilakukan apabila terjadi masalah pada sperma misalnya kelaina pada gerakan dan bentuk sperma. IIU dapat dilakukan pada infetilitas yang tidak terjelaskan sebabnya, endometriosis ringan, gangguan ovulasi, gangguan faktor serviks (adanya antibodi antisperma).

Inseminasi dapat dilakukan pada wanita yang paling sedikit satu saluran telur terbuka, usia sebaiknya tidak lebih dari 40 tahun dan tidak ada gangguan anatomis berat pada rahim. Tingkat kehamilan atau keberhasilan inseminasi buatan adalah 10–15% per siklus menstruasi dengan menggunakan metode ICI dan 15–20% per siklus dengan menggunakan metode IUI.

Keberhasilan

Bagaimanapun, angka-angka tingkat kehamilan tersebut mungkin tidak akurat, karena banyak faktor, seperti usia dan kesehatan sang penerima, yang perlu dimasukkan untuk memperoleh hasil yang lebih berarti, misalnya definisi keberhasilan dan kalkulasi populasi total. Bagi pasangan dengan infertilitas yang tak dapat dijelaskan, IUI distimulasi tidak lebih efektif daripada konsepsi atau pembuahan dengan cara alami.

Tingkat kehamilan juga tergantung pada jumlah total sperma (TSC), atau, secara lebih khusus, jumlah total sperma motil (TMSC), yang digunakan dalam suatu siklus. Tingkat keberhasilan dapat meningkat seiring dengan peningkatan TMSC, tetapi hanya terbatas sampai jumlah tertentu, sementara faktor-faktor lainnya menjadi penghalang keberhasilan.

Hasil penjumlahan tingkat kehamilan dari dua siklus yang menggunakan TMSC 5 juta (mungkin TSC ~10 juta pada grafik) dalam setiap siklus secara substansial lebih tinggi daripada satu siklus tunggal yang menggunakan TMSC 10 juta. Namun, walaupun lebih hemat biaya, menggunakan TMSC yang lebih rendah juga meningkatkan rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan kehamilan. Wanita yang usianya menjadi suatu faktor utama dalam fertilitas mungkin tidak ingin meluangkan waktu ekstra tersebut.

2.Prosedur inseminasi buatan

biaya inseminasi

Untuk para calon Ibu-ibu kece yang sedang menjalani program hamil, pasti pernah mendengar tentang bayi tabung dan bertanya-tanya apa sih perbedaan di antara dua prosedur tersebut?

Nah kalau inseminasi buatan yang paling populer dan sering digunakan adalah IUI atauintrauterine merupakan prosedur di mana sperma dimasukan ke dalam alat. Alat ini lalu dimasukkan melalui leher rahim agar langsung menuju rahim.

Sebelum proses inseminasi, sperma suami akan melalui proses wash atau disaring terlebih dahulu untuk memilih sperma dengan kualitas terbaik. Untuk proses ini, suami akan diminta mengeluarkan sperma dan menunggu proses washing selama beberapa jam. Sebelum proses ini dilakukan, dokter akan memeriksa terlebih dahulu untuk memastikan telur sudah matang dan siap menerima sperma.

Setelah itu, sperma akan dengan sendirinya menemukan cara untuk mencapai tuba falopi dan menemukan telur untuk dibuahi. Jadi proses pertemuan antara sperma dan sel telur pada inseminasi buatan tetap terjadi di dalam tubuh ibu.

Prosedur ini hanya bisa dilakukan pada perempuan dengan tuba falopi terbuka, dan biasanya dikombinasikan dengan beberapa bentuk rangsangan rahim, seperti injectable gonadotropins. Hal ini semacam persiapan medis dari hormon-hormon yang diproduksi oleh otak untuk merangsang rahim mempersiapkan telurnya untuk dilepaskan.

biaya inseminasi

Tapi, selain IUI, ada juga beberapa proses inseminasi lain yang perlu kita ketahui:

Intravaginal Insemination (IVI)

IVI adalah jenis inseminasi yang paling sederhana, dan melibatkan penempatan sperma ke dalam vagina wanita. Idealnya, sperma harus ditempatkan sedekat mungkin dengan leher rahim. Metode inseminasi ini dapat digunakan bila menggunakan sperma donor, dan ketika tidak ada masalah dengan kesuburan wanita. Namun, tingkat keberhasilan IVI tidak sesukses IUI, dan ini merupakan proses inseminasi yang tidak umum.

Intracervical Insemination (ICI)

Dengan proses ICI, sperma ditempatkan secara langsung di dalam leher rahim. Sperma tidak perlu dicuci, seperti dengan IUI, karena air mani tidak langsung ditempatkan di dalam rahim. ICI lebih umum daripada IVI, tapi masih belum sebaik IUI dari prosentase keberhasilannya. Dan lagi, biaya inseminasi dengan ICI biasanya lebih rendah daripada IUI karena sperma tidak perlu dicuci.

Intratubal Insemination (ITI)

Proses ITI merupakan penempatan sperma yang tidak dicuci langsung ke tuba fallopi seorang wanita. Sperma dapat dipindahkan ke tabung melalui kateter khusus yang berlangsung melalui leher rahim, naik melalui rahim, dan masuk ke saluran tuba. Metode lainnya dari ITI adalah dengan operasi laparoskopi.

Sayangnya, inseminasi melalui ITI memiliki resiko lebih besar untuk infeksi dan trauma, dan ada perdebatan dikalangan ahli tentang kefektifannya daripada IUI biasa. Karena sifatnya invasif, biaya ITI lebih tinggi, dan tingkat keberhasilannya tidak pasti.

Sedangkan untuk prosedur bayi tabung bisa dilihat di…. Secara garis besar prosedur bayi tabung tidak hanya sperma yang dikeluarkan, tapi juga telur ibu. Sperma dan telur tersebut akan dipertemukan di laboratorium. Setelah menjadi embrio, embrio akan ditanam kembali ke dalam rahim ibu.

Dalam Islam, tidak diperkenankan menggunakan proses inseminasi dan bayi tabung dengan menggunakan sperma orang lain, kecuali sperma milik suaminya yang sah. Atau sebaliknya, tidak diperkenankan menanamkan sperma pada rahim wanita yang bukan istrinya secara sah.

3.Perkiraan biaya inseminasi

biaya inseminasi
Biaya inseminasi yang harus dikeluarkan untuk program ini jauh berbeda Antara biaya inseminasi dan bayi tabung. Program ini biasanya tidak terlalu mahal, yaitu sekitar Rp3,5 juta. Harga ini sudah termasuk proses sperm washing dan suntik rongga rahim.

Tapii sayangnya biaya inseminasi ini belum termasuk biaya obat-obatan. Biasanya hormon yang berupa obat ini harganya lumayan mahal dibandingkan dengan obat-obatan lainnya. Hormon ini diperlukan untuk membantu telur matang dan siap dibuahi bisa juga hormon yang berguna untuk membantu meningkatkan kualitas sperma.

RSPU Hasan Sadikin Bandung.

Karena belum pernah pengalaman pribadi ikut inseminasi, berikut gambaran biaya inseminasi beserta rinciannya yang diambil dari info terbaru biaya program inseminasi. Atau klik disini untuk mengetahui biaya inseminasi di RSPU Hasan Sadikin Bandung.

Komponen Biaya (Rp)
Pembersihan Vagina 550.000
Pembersihan Sperma 2.300.000
HSG 1.050.000
Obat untuk Istri 475.000
Vitamin untuk Suami 605.000
Suntik Penyubur Kandungan 450.000
Suntik Pemecah Telur 1.600.000
Proses inseminasi + Obat 2.740.000
Total 9.770.000

Gambaran rincian biaya inseminasi diatas hanya bisa dijadikan sekedar estimasi harga yang harus disiapkan ya. Untuk lebih jelasnya jika sudah berniat melakukan program inseminasi, segera datang ke Rumah Sakit yang diinginkan dan cari tahu dulu total dan rincian biayanya. Karena tiap fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit pasti biayanya berbeda-beda.

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

Leave a Reply