Daftar Rumah Sakit Untuk Program Bayi Tabung

admin_ireztia

Kata bayi tabung kayanya sekarang udah familiar di telinga ya. Proses bayi tabung ini biasanya pilihan akhir pasangan suami istri yang ingin mempunyai keturunan akan tetapi mengalami masalah reproduksi, baik di suami ataupun istri.

Kalau dulu proses bayi tabung baru bisa dilakukan di luar negri karena di Indonesia belum mempunyai pakar ahli dan peralatan yang canggih. Sehingga biaya yang dibutuhkannya pun sangat mahal hal ini menjadi alasan utama proses bayi tabung tidak banyak dipilih sebagai pilihan mempunyai keturunan.

Tapii saat ini di Indonesia udah banyak loh fasilitas kesehatan seperti rumah sakit besar yang menyediakan program bayi tabung dan biayanya pun tidak seperti dulu yang tembus hingga ratusan juta rupiah.

Apa sih bayi tabung itu? Seperti apa prosesnya, dimana kita bisa melakukan program bayi tabung dan biaya yang harus dipersiapkan?

Nah di artikel ini kita akan bahas dari pengertian secara ringkas, proses bayi tabung hingga kisaran biaya yang harus di siapkan bagi pasutri yang berencana melakukan proses bayi tabung ini. Yuks kita simak,

Apa sih Bayi Tabung?

Sering kita mendengar kata “ikut bayi tabung aja” atau “ anak dia hasil bayi tabung”. Apa si sebenarnya bayi tabung itu? Apakah ini cara mendapatkan anak? Kalau dilihat dari kata “bayi” dan “tabung“, mungkin bayi tabung berarti bayi dari hasil pembuahan dalam tabung. Ada juga yang bilang bayi tabung berasal dari bayi dalam tabungan.

Tetapi bayi tabung itu atau dalam kedokterannya di sebut In Vitro Fetilization (IVF) adalah proses proses pembuahan yang terjadi di luar rahim. Ovum dan sperma yang telah disiapkan, dibiarkan bercampur di dalam alat khusus.

Biasanya disebut tabung dan memiliki suhu yang sama pada tubuh wanita agar tetap hidup. Dari pertemuan antara ovum dan sperma terjadi fertilisasi, kemudian menjadi morulla, lalu dipindahkan lagi ke dalam rahim sang ibu untuk melanjutkan kehamilan secara alami.

Kelebihan Program Bayi Tabung:

1. Memberi harapan kepada pasangan suami istri yang lambat punya anak untuk segera mendapatkan momongan.
2. Mampu mengatasi permasalahan tidak kunjung memiliki anak bagi penderita kelainan organ reproduksi ataupun lainnya.
3. Memberikan harapan bagi kesejahteraan umat manusia.
4. Menghindari penyakit (seperti penyakit menurun/ genetis, sehingga untuk kedepan akan terlahir manusia yang sehat dan bebas dari penyakit keturunan.
5. Mengingatkan rasa bersyur kepada Tuhan, karena kita hanya bisa berdoa dan berusaha untuk hasilnya kembali lagi kepada Tuhan.

Kekurangan Program Bayi Tabung:

1. Bisa mengalami komplikasi Ovarian Hyperstimulation Syndrome (OHSS), merupakan komplikasi dari proses perkembangan telur yang dihasilkan sehingga terjadi akulumulasi cairan diperut. Cairan bisa sampai ke rongga dada.
2. Kehamilan kembar, bukan merupakan rahasia lagi kalau proses bayi tabung bias menghasilkan lebih dari satu bayi. Kelihatannya senang memiliki bayi kembar, tapi katanya resiko melahirkannya lebih tinggi dari kalau hanya satu bayi. Tidak jarang bayinya lahir prematur.
3. Tidak ada jaminan berhasil. Ini dia tidak enaknya, siapa yang tidak ingin Keguguran. Ini memang bisa juga terjadi pada kehamilan normal. Tingkat keguguran kehamilan bayi tabung sekitar 20% dan tingkat keberhasilannya 30%.
4. Biayanya mahal! Puluhan juta rupiah dan proses cukup lama.
5. Tidak semua Rumah Sakit mempunyai program bayi tabung.

Syarat-sayarat mengikuti program bayi tabung:

1. Pasangan suami yang kurang subur dan telah dilakukan pengelolaan infertilitas (kekurangsuburan) secara lengkap.
2. Merupakan pasangan suami istri sah dan sudah menikah selama 12 bulan atau lebih.
3. Terdapat alasan yang sangat jelas.
4. Pasangan suami isteri sehat jiwa dan raga.
5. Istri harus berusia kurang dari 38 tahun. Lebih baik lagi jika sang istri berusia antara 30-35 tahun karena persentase keberhasilannya lebih besar.
6. Suami istri juga harus mendapatkan konseling khusus mengenai program fertilisasi in vitro , yang meliputi prosedur, biaya, kemungkinan keberhasilan atau kegagalan, serta komplikasinya. Sehingga mengerti secara umum seluk beluk prosedur fertilisasi in vitro dan pemindahan embrio (FIV-PE).
7. Mampu memberikan izin kepada dokter yang akan melakukan prosedur FIV-PE (fertilisasi in vitro dan pemindahan embrio) atas dasar pengertian (informed consent).
8. Mampu membiayai prosedur ini dan jika berhasil mampu membiayai persalinannya dan membesarkan bayinya.

Intinya pada saat ingin melakukan program bayi tabung pasangan suami istri harus sudah siap biaya, siap hamil, melahirkan, dan memelihara bayinya.

Prosedur dari teknik bayi tabung, terdiri dari beberapa tahapan yaitu:

1. Tahap pertama: Pengobatan merangsang indung telur.
Pada tahap ini isteri diberi obat yang merangsang indung telur, sehingga dapat mengeluarkan banyak ovum dan cara ini berbeda dengan cara biasa, hanya satu ovum yang berkembang dalam setiap siklus haid.

Obat yang diberikan kepada isteri dapat berupa obat makan atau obat suntik yang diberikan setiap hari sejak permulaan haid dan baru dihentikan setelah ternyata sel-sel telurnya matang. Pematangan sel-sel telur dipantau setiap hari dengan pemeriksaan darah isteri, dan pemeriksaan ultrasonografi (USG).

Ada kalanya indung telur gagal bereaksi terhadap obat itu. Apabila demikian, pasangan suami-isteri masih dapat mengikuti program bayi pada kesempatan yang lain, mungkin dengan obat atau dosis obat yang berlainan.

2. Tahap kedua: Pengambilan sel telur.
Apabila sel telur isteri sudah banyak, maka dilakukan pengambilan sel telur yang akan dilakukan dengan suntikan lewat vagina di bawah bimbingan USG.

3. Tahap ketiga: Pembuahan atau fertilisasi sel telur.

Setelah berhasil mengeluarkan beberapa sel telur, suami diminta mengeluarkan sendiri sperma. Sperma akan diproses, sehingga sel-sel sperma suami yang baik saja yang akan dipertemukan dengan selsel telur isteri dalam tabung gelas di laboratorium. Sel-sel telur isteri dan sel-sel sperma suami yang sudah dipertemukan itu kemudian dibiak dalam lemari pengeram. Pemantauan berikutnya dilakukan 18-20 jam kemudian. Pada pemantauan keesokan harinya diharapkan sudah terjadi pembelahan sel.

4. Tahap keempat: Pemindahan embrio.
Kalau terjadi fertilisasi sebuah sel telur dengan sebuah sperma, maka terciptalah hasil pembuahan yang akan membelah menjadi beberapa sel, yang disebut embrio. Embrio ini akan dipindahkan melalui vagina ke dalam rongga -rahim ibunya 2-3 hari kemudian.

Biaya bayi tabung

Mmm untuk biaya yang dipersiapkan untuk program bayi tabung ini memang bukan biaya yang murah, makanya anak hasil bayi tabung sering disebut-sebut anak mahal. Gimana gak mahal biaya yang harus dipersiapkan sekitar 20-70 juta tergantung fasilitas kesehatan yang menyediakan.

Di sini kita rangkum fasilitas kesehatan mana saja yang menyediakan program bayi tabung berikut kisaran biaya yang harus dikeluarkan.

Kota Jakarta

1. Klinik Morula RS Bunda Jakarta

Klinik yang berlokasi di Menteng ini melayani program bayi tabung kisaran biaya dari mulai Rp. 40 juta.
Biaya tersebut udah termasuk juga IVF, kontrol lab, dan sebagainya. Tapi harga ini sesuaikan dengan keadaan kondisi masalah reproduksi yang dimiliki klien.
Alamat :
Klinik Morula RS Bunda Jakarta
Jl Teuku Cik Ditiro No. 24, Menteng, Jakarta Pusat, Telp. (021) 3926393.

2. Klinik FFC (Family Fertility Center) di RS Family Pluit Jakarta

Klinik Family Fertility Center dirumah sakit menawarkan program bayi tabung pada Rp. 20 sampai 65 juta. Satu diantara program bayi tabung yang di tawarkan berbentuk alami, yaitu tak memakai obat-obatan. Sel telur masak dengan sendirinya didalam tubuh lalu di ambil lewat pembedahan serta dikumpulkan dengan sperma di laboratorium. Sesudah pembuahan sukses, embrio ditanamkan kedalam rahim.
Alamat :
Klinik FFC (Family Fertility Center) di RS Family Pluit Jakarta
Jl. Pluit Mas Raya 1 Blok A. 2A-5A, Jakarta Utara, 14450. Telp. (021) 669 5066, 669 4990.

3. Klinik Melati RSAB Harapan Kita

Di klinik ini memasang biaya program bayi tabung yang paling murah kurang lebih Rp. 24 juta dan yang paling tinggi Rp. 80 juta. Klinik ini udah melayani pasien sepanjang 24 tahun dengan tingkat kesuksesan meraih 30 sampai 40 %. Pelayanan klinik disini meliputi kontrol kesuburan, inseminasi intra uterin, analisis sperma, taruh beku sperma serta embrio, laparoscopy dan sebagainya.
Alamat :
Klinik Melati RSAB Harapan Kita
Jl. Letjend. S. Parman Kav. 87, Slipi, Jakarta Barat, 11420. Telp. (021) 5668284.

4. Klinik Daya Medika

Klinik Daya Medika menawarkan program bayi tabung dengan kisaran harga Rp. 30 juta. Harga yang terjangkau ini karena aplikasi cara SMART (Sophisticated, Moderen, Affordable, Reproductive Technology). Ahli bayi tabung di klinik ini menanggung tingkat kesuksesan program bayi tabung diatas 50 %.
Alamat :
Klinik Daya Medika
Jl. Tomang Tol Raya Blok A1 No. 16-18, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Telp. (021) 5812781.

Bandung

1. RS Hasan Sadikin bandung

RSUP dr. Hasan Sadikin dengan Aster Fertility Clinic-nya juga mengadakan program bayi tabung seharga Rp49 juta untuk satu siklus. Tujuannya, diawali dari sistem pengambilan sel telur serta sel sperma, dibuahi secara IVF jadi embrio, lalu dimasukkan kedalam rahim, sampai berkembang jadi kehamilan.

Biaya itu belum termasuk penyimpanan embrio di dalam freezer khusus. Bila proses kehamilan tidak berhasil, mesti kembali memasukkan embrio kedalam rahim, serta pastinya bakal dipakai cost pelengkap. Embrio yang bakal dimasukkan itu di ambil dari embrio hasil fertilisasi di awal dan disimpan dalam freezer.

Biaya tersebut untuk pasangan suami istri yang mengalami infertilitas tidak terjelaskan. Sedang untuk suami istri yang alami permasalahan dengan organ reproduksinya, keadaan kesehatannya jelek, peluang tak dapat mendapat paket harga yang Rp30—40 juta ini, lantaran mesti lakukan kontrol serta therapy yang lebih kompleks. Woww lumayan ya.

Alamat :
Klinik Aster
Gedung COT Lantai 4 RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung
Jl. Pasteur No. 38 Bandung
Telp : (022) 7081 3800

2. RSIA LImijati

Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Limijati Bandung menawarkan program paket bayi tabung dengan biaya Rp37,5 juta dengan stimulasi ovarium dosis penuh. Kebutuhan masyarakat dengan teknologi tersebut dapat dilakukan dengan layanan Teknologi Reproduksi Berbantu (TRB) dan Bandung Fertility Center (BFC).

Fasilitas ini mendapat pengawasan penuh dari dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan yang ahli di bidang TRB, dokter spesialis urologi konsultan andrologi, embryolog serta perawat yang handal. Konsultan Fertilitas & Endokrinologi Reproduksi RSIAl Limijati, BFC memiliki fasilitas untuk teknologi reproduksi berbantu tingkat lanjut, seperti sperm washing, sperm freezing, testicular sperm extraction (TESE), intrauterine insemination, dan in vitro fertilization (IVF) dengan intracytoplasmic sperm injection (ICSI)

Alamat:
Bandung Fertility Center RSIA Limijati Gedung B Lt. 5
Jl. LLRE Martadinata no. 39
Bandung, Jawa Barat, Indonesia 40115
bfc@rsia-limijati.com
Telepon: (022) 84469467
0822-1640-7777
Senin – Jumat 09.00 – 16.30 WIB
Sabtu 08.00 – 13.30 WIB

3. RSIA Melinda

Untuk kisaran biaya program bayi tabung di RSIA Melinda bandung kami belum menadapatkan informasi yang akurat. Tapi jika berminat atau ingin mencari tahu sendiri program dan biaya yang disediakan RSIA Melinda coba datang langsung ke Klinik Mrila IVF Melinda.
Alamat
Morula IVF Melinda Bandung
RS. Melinda 2 Lt. 6
Jl. dr. Cipto No.1 Bandung,
telp 022 – 42690078 / 022 – 42690088

 

Baca juga : 10 Rekomendasi Tempat Wisata di Semarang.

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

Leave a Reply