Yapap dan Balbulol, Keindahan Batu Karang Di Atas Laut di Misool

ireztia

Prolog :

Jika ditanya spot mana di Raja Ampat, Papua Barat yang wajib untuk kita dikunjungi, dengan spontan orang akan menjawab Wayag dan Piaynemo. Memang betul, kedua tempat tersebut seolah menjadi magnet yang sangat kuat karena keindahan alam atas bukit yang tiara tara. Namun belum banyak yang tahu, jika di bagian selatan Raja Ampat masih memiliki surga tersembunyi yang luar biasa indahnya. Namanya Yapap dan Balbulol.

Yapap dan Balbulol, Keindahan Batu Karang Di Atas Laut

Pagi itu saya sebenarnya merasa kurang enak badan dan flu berat. Mungkin efek kelelahan akibat petualangan panjang seharian kemarin. Padahal hari itu saya akan diving sehingga saya menghindari konsumsi obat sakit kepala.

Destinasi pertama hari itu adalah Manyaloji. Sebuah area pasir gusung yang memiliki banyak taburan puncak karst tajam yang indah. Tidak banyak yang tahu area ini sehingga jarang dipublikasikan oleh traveller manapun. Ini adalah lokasi yang tepat untuk prewedding karena kita bisa berdiri diatas genangan air laut setinggi mata kaki dan dilatarbelakangi bebatuan karst yang indah.

Puas berfoto disana, kami dibawa ke area Balbulol. Sebuah area dimana pulau-pulau gugusan berbentuk christmast tree terbentuk indah dan sempurna. Mengapung cantik di atas laut tanpa ombak berwarna hijau toska. Seolah memiliki kolam renang maha raksasa yang indah dan alami, kamu harus merasakan sensasi berenang di Balbulol ini.

Balbulol memiliki batuan karang dengan tinggi mencapai puluhan meter dan berbentuk kerucut berukuran sangat besar. Terdapat satu pulau kerucut besar di tengah- tengah dengan kerucut lain yang berbentuk lebih mengotak di bagian sisinya. Seakan- akan batuan kerucut itu diletakan dengan sengaja dan benar- benar menyajikan pemandangan yang megah.

 

 

Yang paling menarik adalah area laut di sekitar batu- batu kerucut tersebut yang dangkal. Balbulol bagaikan waterpark alami dengan sel luar biasa ketika dilengkapi oleh pasir putih sebagai dasarnya. Ini adalah surga ketika matahari bersinar cerah yang membuat pasir putih mewarnai laut menjadi biru toska dan semua koral terlihat jelas. Di area yang sedikit lebih dalam di area dangkal Balbulol, terdapat “love pool” di bagian ujung yang berbentuk hati.

Kami bermain sepuasnya disini. Saya yang lumayan kurang fit harus mau ikhlas hanya kebagian renang-renang cantik di atas pelampung ketika yang lain sibuk membuat dokumentasi underwater. Demi menghemat energi.

Menuju siang, akhirnya kami melanjutkan perjalanan ke Yapap. Menurut mba Wet, Yapap akan menyuguhkan pemandangan yang jauhh lebih cantik daripada Balbulol. Bisa dibilang, Yapap adalah icon utamanya Misool.

Dan ternyata benar. Yapap tidak akan gagal untuk memberikan kejutan bagi kita yang baru pertama kali ke Misool. Kami diantarkan dengan speedboat untuk memasuki Laguna Yapap yang ditandai dengan batu karst yang menjulang di tengah. Saya terpana. Semua terpana.

Mba Wet meminta kapten memberhentikan kapal beberapa puluh meter sebelum batuan karst yang membentuk aneka formasi itu berdiri untuk dokumentasi. Saya perhatikan, ini bukan laut. Melainkan laguna yang memiliki air laut super tenang berwarna hijau toska yang dangkal. Bebatuan karst berserakan sangat indah dengan bentuknya yang sangat unik. Saking uniknya, batuan ini hampir mirip dengan kumpulan candi dari zaman antah berantah.

Saya merasa seperti sedang berada di dimensi lain saat di Yapap. Breathtaking! Luar biasa! Dijamin tidak ada pemandangan di dunia yang bisa menyamai kecantikan Yapap. Dan yang paling istimewa adalah tidak ada pengunjung selain kami bertujuh. Laguna yang terhampar luas ini benar-benar milik kami saat itu. Tidak ada rebutan spot foto, semua punya kesempatan yang sangat lama untuk mengabadikan momen indah ini.

Yapap memang merupakan laguna yang masih tersembunyi dan belum terjamah tangan manusia. Saya pikir, walaupun anda telah berkali- kali ke Yapap, kegirangan anda ketika menyaksikan tempat ini tidak akan berkurang sedikit pun. Siapapun akan saling berebut untuk memuji keindahan parade bebatuan karst di Yapap.

Yang menarik di Yapap adalah gerbang masuknya berupa batu menjulang setinggi kurang lebih 10 meter yang bentuknya menyerupai (maaf) penis. Tapi saya ga sanggup menyebutkan itu sih pas disana, nanti dikira macam-macam hahaha….

Dan saat lebih masuk ke dalam, ada batu yang menyerupai stupa candi kuno dan batu mirip kapal layar yang sungguh menakjubkan.

Uniknya lagi, anda tidak hanya menikmati bebatuan ini dari atas kapal. Anda bisa snorkeling, berenang- renang, dan mengambang cantik di tengah- tengah luasnya laguna. Selain itu, anda dapat melihat ikan- ikan kecil, ikan shrimpgoby yang sedang berbagi lubang, udang, dan aneka clam kecil warna- warni.

Terumbu karang disana memang terbilang jarang dan tidak rapat. Kebanyakannya hanya berupa pasir putih yang terhampar membuat anda bisa berdiri diatasnya dengan nyaman dan tanpa takut rusak.

Bahkan anda bisa berjalan kaki di lagunanya saat air mulai surut. Jadi, anda bisa melakukan berbagai aktifitas saat di Laguna Yapap. Yapap memenuhi kriteria tempat wisata dimana anda bisa menikmati keindahan pemandangan alamnya dari kejauhan sekaligus mencumbuinya secara langsung.

Tidak jauh dari laguna, terdapat Pantai Yapap yang memiliki pasir putih. Pantai ini ditandai dengan batu mirip moncong buaya raksasa. Menuju pantai ini, anda akan melewati formasi batu mirip bidak catur kuda, anjing pudel, dan kepala orang. Saat perahu anda merambahi area ini, jangan sampai kamera anda lepas dari genggaman.

Di area Yapap ini, ada pula bagian lain bongkahan bebatuan yang mirip penyu, onta, dan kepala orang. Anda bisa menaiki batu penyu dan onta dengan cara memanjat dari dasar batu atau melompat dari kapal. Airnya berwarna hijau toska dan juga dangkal.

Selesai disini, saatnya kami fun diving. Puas mengexplore keindahan atas lautnya, kini saatnya kita review apa yang disajikan oleh bawah laut Misool yang tak kalah indahnya.

NOTES:

  • Misool terletak di area Selatan Raja Ampat. Untuk menuju ke Misool ambil penerbangan menuju Sorong. (Penerbangan Jakarta – Sorong biasanya via transit di Makassar, budget Rp. 4 juta PP). Dari Sorong dilanjutkan dengan speed boat selama 4-5 jam perjalanan.
  • Terdapat homestay Nut Tonton, homestay terbaik yang ada di Misool dan berlokasi dekat dengan Misool Eco Resort. Budget mulai 750.000 – 950.000 / kamar per hari.
  • Sewa kapal ke Misool sangat mahal sehingga untuk mendapatkan budget trip sekitar 6 juta selama 5 hari, anda harus share hingga 20 orang dalam satu kali trip. Lebih baik ikut penyedia trip seperti 8elapan Trip yang menyediakan Misool Trip dengan budget 6 juta (exclude tiket pesawat).
  • Penginapan yang tersedia hanya homestay, pilihan lain adalah Misool Eco Resort dengan rate Rp. 5,8 juta per orang per hari.

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

Leave a Reply