Destinasi Liburan Musim Panas di Jepang

ireztia

Mendengar nama negara Jepang, pernahkah kalian terpikir untuk menjadikannya destinasi liburan musim panas di Jepang? Memang, banyak wisatawan yang berlibur di Jepang pada musim semi. Namun jangan salah, liburan musim panas di Jepang juga tidak kalah kerennya. Mengingat fakta musim panas di Jepang bukanlah favorit para wisatawan, anda tidak akan menemukan kerumunan turis disana.

Keuntungannya bukan hanya itu saja. Anda bisa mendapatkan akomodasi dengan harga yang turun lumayan jauh. Ditambah, banyaknya agenda seperti festival yang seru dan menarik minta untuk dikunjungi. Jadi, apa alasan untuk menolak nuansa Jepang yang jarang dinikmati oleh banyak orang?

Bila tertarik untuk melakukan liburan musim panas di Jepang, simak deretan kegiatan seru yang bisa anda lakukan disana.

1. Festival Musim Panas Sambil Mencicipi Kuliner Musim Panas Jepang

Festival musim panas dikenal dengan nama lokal yaitu Matsuri. Festival ini memang banyak digelar di banyak kota Jepang, namun yang paling terkenal adalah Tenjin Matsuri di Osaka pada 24-25 Juli dan Gion Matsuri di Kyoto, di mana itu berlangsung sepanjang bulan Juli.

Beberapa festival liburan musim panas di Jepang lain yang bisa anda sambangi adalah Earth Celebration yang mengikutsertakan Kodo Drummers di Pulau Sado-ga-shima pada 21-23 Agustus, Kangen-sai di MIyajima di tanggal 1 Agustus, dan Akita Kanto Matsuri di utara Honshu pada 3-6 Agustus. Sambil menikmati festival, anda bisa berburu makanan lokal. Berburu makanan lokal bukanlah agenda baru bagi para wisatawan di Jepang. Namun, terdapat makanan-makanan tertentu yang enak dimakan hanya pada musim-musim tertentu saja.

Salah satu kuliner halal musim panas yang jadi favorit di Jepang adalah mie dingin. Mungkin anda biasanya menyantap dalam keadaan panas. Namun, di musim panas ini, kulinernya berbeda. Mie dingin adalah sajian yang sering ditawarkan di festival. Mie dingin tersebut berupa nagashi-somen yang disajikan dengan cara yang unik. Mie akan dialirkan dalam sebatang bambu yang telah dibelah 2.

Oleh karena itu, anda harus tangkas dan gesit dalam menangkap mie nya. Selain itu, ada kuliner lain yang bisa dinikmati diantaranya ika-yaki, okonomiyaki (fried savoury ‘pancakes’), tako-yaki (battered, fried octopus pieces), yaki-soba (fried noodles), dan yakitori (grilled chicken skewers).

2. Pantai Kondoi Jepang

Apakah anda ingin mencoba liburan musim panas di Jepang bersama pasangan, keluarga, atau teman di pantai yang tenang? Pantai Kondoi di Jepang bisa menjadi salah satu solusinya. Pantai ini berada di sebuah pulau kecil bernama Taketomijima. Letaknya adalah 6km dari bagian barat Ishigakijima.

Jepang adalah salah satu destinasi wisata favorit bagi para wisatawan

Banyak wisatawan yang datang ke pantai ini untuk hanya sekedar bermain air, berenang, dan menikmati panorama keindahan pantai. Memang kegiatan yang sanga simpe tapi cocok dilakukan di musim panas yang menyengat. Saat menginjakan kaki pertama kali di pantai ini, anda akan disambut dengan pantai tenang yang jernih dan hamparan pasir putih.

Fasilitas public di Pantai Kondoi cukup lengkap. Ada tempat mandi, toilet, dan masih banyak lainnya. Bahkan anda bisa menyewa parasol di pantai ini. Siapkan saja peralatan dan kebutuhan piknik karena disediakan area khusus piknik di tempat ini. Anda bisa mengakses pantai ini dengan mudah karena hanya berjarak 2,5km dari pantai Taketomi.

Mengenai cara akses ke tempat ini, anda bisa menggunakan sepeda dari desa terdekat yang memakan waktu 10 menit. Jika anda ingin menginap di sekitar destinasi wisata ini, ada beberapa hotel diantaranya Kafuu Resort Fuchaku Condo Hotel dengan haraga mulai dari Rp2.989.014, Guest House Kerama In Okinawa mulai dari Rp120.000, dan Moon Ocean Ginowan Hotel & Residence mulai dari Rp7.190.220.

3. Pertunjukan Bon-Odori

Banyak event yang berlangsung selama pertengahan bulan Agustus (musim panas) hingga periode O-bon. O-bon adalah festival yang bertujuan untuk menghormati para leluhur. Periode ini adalah periode libur nasional di Jepang. Pada periode ini, bagian yang paling menarik bagi para wisatawan adalah diselenggarakannya tarian Bon-Odori (tarian Bon), lentera akan banyak dinyalakan, makam akan ramai, dan penduduk akan pulang kampong dan berkumpul bersama keluarga.

Salah satu pertunjukan yang paling favorit adalah Awa-odori Matsuri di Tokushima setiap tanggal 12-15 Agustus. Untuk sampai di festival ini, anda bisa berjalan kaki 10 menit dari Stasiun JR Tokushima. Jika anda ingin menginap di sekitar Tokushima, terdapat beberapa hotel yang direkomendasikan yaitu Hotel Clement Tokushima, Sunriver Oboke Hotel, dan Daiwa Roynet Hotel Tokushima Ekimae. Harganya mulai dari Rp714.217 hingga Rp. 923.836.

Selain itu, terdapat beberap café dan restoran yang disediakan di sekitar sini diantaranya Hawaii, Awahenrosoba Bizan Restoran, dan Saint Marc. Untuk sampai di retoran Hawaii, anda bisa berjalan kaki 23 menit dari Stasiun JR Tokushima atau 16 menit dari Stasiun JR Sako. Di Awahenrosoba Bizan Restoran, anda bisa menikmati makanan dari bahan-bahan asli dari Tokushima.

Menariknya di restoran ini, anda bisa belajar bagaimana memasak menu yang anda pesan. Sedangkan untuk Sain Marc, alamatnya berada di 1-46, Okinohamahigashi, Tokushima-shi, Tokushima, 770-8053 dengan jam buka dari pukul 09.00 hingga 22.00.

4. Festival Kembang Api

Membicarakan liburan musim panas di Jepang tidak lengkap rasanya jika tidak membicarakan festival kembang api. Acara meriah ini biasanya diselenggarakan dari bulan Juli hingga Agustus. Festival terbesarnya adalah Sumida-gawa Fireworks Festival di Tokyo pada hari Sabtu terakhir di bulan Juli. Namun, apabila anda ingin menikmati kembang api warna-warni yang terpantul di danau, anda bisa mengunjungi Biwa-ko Great Fireworks Festival di Otsu pada 7 Agustus atau anda bisa menggeser haluan ke barat di Selat Kanmon pada tanggal 13 Agustus.

Adapun festival kembang api musim panas di Tokyo. Salah satu festival adalah kembang Api Itabashi pada 6 agustus di Pinggiran Sungai Arakawa, Itabashi, Tokyo. Sekitar 20.000 kembang api dinyalakan mulai dari pukul 19.00 sampai 20.30. Tarif festival kembang api ini gratis tapi ada juga kursi berbayar sekitar 3,100 yen hingga 28,800 yen. Mengenai akses, anda bisa berjalan kaki dari stasiun terdekat diantaranya Stasiun Ukimafunado, Stasiun Takashimadaira, dan Stasiun Nishidai.

Kemudian, ada festival kembang api Edogawa. Lokasinya berada di Pinggiran Sungai Edogawa, Tokyo. Festival kembang api ini digelar pada tanggal 6 Agustus yaitu pukul 19.15 hingga pukul 20.30. Untuk menuju ke festival ini, anda bisa berjalan kaki sekitar 15 menit dari Stasiun Shinozaki. Festival kembang api selanjutnya adalah Festival Kembang Api Jingu Gaien. Lokasinya berada di Tokyo, Shinjuku-ku, dan Jingu-gaien dan diselenggarakan pada tanggal 20 Agustus sekitar pukul 19.30 hingga pukul 20.30.

Untuk sampai di tempat ini, anda bisa berjalan kaki dari Stasiun Kokuritsukyogijo, Stasiun Shinanomachi, Stasiun Omotesando, dan Stasiun Yoyogi. Mengenai penginapan, ada beberapa hotel di sekitar festival kembang api tersebut diantaranya Kangaroo Hotel, Shibuya Complex 30Z, dan Candeo Hotels Uenokoen. Harganya mulai dari Rp465.035 hingga Rp1.547.103.

Jadi tunggu apalagi? Segera cari tiket pesawat dan hotel untuk liburan musim panas di Jepang sekarang.

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

Leave a Reply