Destinasi Deretan Pantai Cantik di Alor – Hoping Island di Alor Kecil

Hoping Island di Alor

Kegiatan hoping island di Alor Kecil menawarkan keindahan dan kencantikan pantainya yang akan membuat anda jatuh cinta. Sediakan waktu anda minimal seharian untuk mengeksplor destinasi deretan pantai- pantai cantik di Alor Kecil. Seperti kami, setelah berhasil menggosongkan kulit dengan aktifitas snorkeling dan diving di Alor, kini saatnya kami melakukan kegiatan hoping island di Alor Kecil.

Adapun target yang kami tuju untuk kegiatan hoping island di Alor adalah deretan pantai cantik di bagian barat Alor Kecil, yaitu Pantai Maimol, Pantai Deree, kemudian Pantai Batu Putih untuk menikmati momen sunset yang kami jadikan penutup hari.

Pantai Maimol

Pantai yang indah, bersih, dengan penduduk yang ramah merupakan surga yang tersembunyi. Keindahan Pantai Maimol di Kalabahi Alor ini cukup mewakili kriteria pantai diatas. Pantai ini tidak kalah indah dengan pantai-pantai di Belahan bumi lainnya. Uniknya, pantai ini berada tepat di pinggir jalan raya yang dilalui angkutan umum. Pantai Maimol berada di Desa Kabola yang berjarak sekitar 8km dari kota Kalabahi. Oleh karena itu, pantai ini tidak terlalu jauh dari penginapan di pemukiman penduduk.

Hoping Island di Alor

Maimol merupakan kawasan kampong nelayan tradisional. Di pantai ini, anda bisa melihat nelayan yang mencari ikan dengan menantang laut. Bahkan, Maimol digadang-gadang berpotensi untuk penghasil ikan di Kabupaten Alor. Selain itu, pantai Maimol sangat berpotensi untuk dijadikan tempat tujuan wisata bertaraf internasional jika diolah secara professional. Pantai Maimol memiliki keindahan tersendiri yaitu lautnya yang jenih dan pasir putihnya membuat pengunjung penasaran untuk mencicipi sensasi berenang didalamnya.

Di sepanjang pantai, terdapat tempat duduk dan pondokan yang membuat anda nyaman untuk bersantai di Pantai Maimol ini. Anda juga bisa menikmati cantiknya pantai sambil menikmati kelapa muda yang dijajakan penduduk disana. Pada sore hari, air akan mulai surut dan anda bisa melihat beberapa anak bermain bola disana. Kelebihan dari pantai Maimol ini adalah pantai yang masih sepi dan belum banyak pengunjung. Oleh karena itu, anda bisa mengambil foto tanpa terganggu oleh pengunjung lainnya yang berlalu lalang.

Akses ke pantai Maimol ini cukup mudah dan murah. Anda bisa menyewa kendaraan dari penduduk di pusat Kalabahi. Anda juga dapat naik kendaraan umum atau angkot dengan tariff Rp5000 saja. Namun, di pantai ini tidak tersedia warung atau tempat makan. Oleh karena itu, anda perlu mengisi perut terlebih dahulu sebelum mengeksplorasi tempat ini.

Pantai Deree

Perjalanan kami berlanjut ke Pantai Deree, yang direkomendasikan oleh seorang blogger cantik bernama Marisckha Prue. Perjalanan menuju kesini berbukit-bukit dan melalui jalanan aspal kecil yang tidak terlalu bagus. Namun ketika sampai, semua kelelahan terbayar.

IMG_3238

Kondisi pasir di Pantai Deree yang lembut dan bersih dan semilir angin dapat menemani anda sambil menunggu moment terbanamnya matahari. Kaki anda bisa merasakan pasir pantai yang lembut. Selain itu, ada pohon kelapa yang standout dengan posisi yang menukik miring, namun pohon kelapa tersebut memiliki ujung yang tegak. Ini merupakan spot yang menarik untuk diabadikan dalam foto.

Akses ke Pantai Dree ini cukup sulit karena anda harus menaiki bukit dengan jalanan yang kecil dan rusak. Tapi kelelahan anda akan terbayar dengan pemandangan diatas bukit yang menyuguhkan keindahan Bandara Mali dan Pantai Mali.

Pantai Batu Putih

Ini pantai terakhir yang kami pilih hari itu sambil menunggu moment sunset. Kami sampai di sana sekitar pukul 3 sore di saat matahari sudah mulai berenang di ufuk barat. Sejauh mata memandang, anda bisa menyaksikan pemandangan pantai yang begitu indah dan lengkap. Warna pasir pantai yang putih, air laut yang jernih, langit yang biru, dan latar yang berupa bukit-bukit yang indah sungguh merupakan perpaduan yang lengkap untuk menciptakan keindahan. Ditambah juga kapal nelayan yang berseliweran membuat keindahan pemandangan pantai terbingkai dalam satu frame yang utuh. Anda bisa menyisir pantai hingga ke ujung.

Hoping Island di Alor

Di ujung pantai, anda bisa menemukan lubang yang terbentuk secara alami berupa goa yang tergerus oleh ombak. Di dalam goa tersebut, anda bisa berteduh dari teriknya sinar matahari sambil menangkap momen dalam sebuah foto. Di pantai ini, anda juga bisa menikmati sunset atau matahari terbenam. Anda bisa melihat matahari yang bulat sempurna tanpa penghalang apapun hingga matahari tersebut menghilang ditelan gelapnya malam. Senja yang sempurna membuat anda akan sulit beranjak dari tempat duduk anda.

Perjalanan dari Kalabahi ke Pantai Batu Putih memakan waktu hanya 30 menit. Anda bisa naik kendaraan roda dua maupun roda empat dengan jarak tempuh 30km. Kini, Pantai Batu Putih telah menjadi objek wisata bagi warga Pulau Seribu Moko. Pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur, ratusan warga menjadikan pantai Batu Putih menjadi salah satu destinasi wisata untuk menghabiskan hari libur. Anda juga bisa menyewa perahu motor miliki warga sekitar pantai untuk menghabiskan waktu seharian di tengah Laut.

Pantai batu Putih ini menawarkan sunset tercantik di Alor. Saya bisa menatap tenggelamnya matahari yang bersinar keemasan tepat di depan mata. Deburan ombak seolah menjadi pengiring sendu untuk menutup siang yang berganti malam. Benar-benar moment yang tak terlupakan.

Untuk cara menuju ke Pantai Maimol, Deree, dan Batu Putih dari Kalabahi, anda bisa menggunakan kendaraan unum atau angkot dengan harga yang murah. Anda juga bisa menyewa motor kepada penduduk setempat dengan kisaran harga Rp100.000 per-harinya. Jika anda ingin lebih nyaman dan tidak kepanasan, anda bisa menyewa angkot atau kendaraan pribadi. Ada beberapa warga Alor yang menyediakan tempat penyewaat kendaraan pribadi.

Bagi anda yang ingin melakukan Hoping Island di Alor Kecil, anda jangan lupa membawa kacamata hitam dan sunblock. Di Pantai Maimool, Deree, dan Batu Putih, anda bisa berjemur di pinggir pantai. Namun, jangan sampai kulit anda perih karena terbakar sinar matahari ya…

Note : 

Akses ke Alor dari Jakarta, anda bisa naik pesawat ke Kupang yang merupakan Ibu Kota Nusa Tenggara Timur. Mengapa harus ke Kupang terlebih dahulu? Semua pesawat yang merupakan akses ke Alor harus transit di Kupang terlebih dahulu. Kemudian, berganti menjadi pesawat yang lebih kecil. Anda bisa menggunakan maskapai penerbangan Lion Air, Batik Air, Citilink, Sriwijaya, dan Garuda Indonesia dari Bandara soekarno Hatta di Cengkareng ke Bandara El-Tari di Kupang.

Perjalanan memakan waktu 3 jam dari Jakarta ke Kupang. Kemudian, harga tiket saat low season adalah Rp1 juta. Dari Bandara El Tari-Kupang, anda bisa melanjutkan perjalanan dengan menggunakan pesawat Trans Nusa atau Wings Air yang menuju ke Badara Mali di Alor. Dalam sehari, ada 4 kali penerbangan dari Kupang ke Alor. Harga tiket pesawat adalah Rp300.000 pada low season.