Alasan Mengapa Labuan Bajo – Flores Menjadi Destinasi Traveling Dunia

ireztia

Buat saya, destinasi traveling itu punya beberapa parameter yang membuat saya ingin kembali lagi kesana ataupun cukup sekali saja (just for knowing like what there are). Dan Labuan Bajo – Flores merupakan salah satu destinasi teratas dimana saya tidak akan berpikir panjang untuk (kembali) mengulangi perjalanan itu lagi.

Dulu saya pernah membahas apa yang membuat wisata Flores menjadi tempat yang harus kalian kunjungi. Namun bagi saya pribadi, Flores seolah paket lengkap sebuah destinasi karena saya bisa memiliki jadwal penuh ke berbagai spot selama lebih dari seminggu tanpa harus merasa kebosanan. (Gila, gila kalau bilang ke Flores itu membosankan !!)

Menyambangi dataran Flores yang indah tentu harus dibayar oleh ‘perjuangan’ yang tidak sedikit. Kalian membutuhkan waktu minimal 3 hari untuk melakukan LOB (Live on Board) dan bersailing ria mengunjungi tempat-tempat eksotis nan iconic seperti Pulau Padar, Gili Lawa, Manta Point, Taka Makasar, Pink Beach, Pantai Namo, Rinca dan Komodo Island, dan masih banyak lagi pulau-pulau tak berpenghuni yang cantik lainnya.

IMG_2233

IMG_2510 IMG_2379

Belum lagi jika kalian berniat menelusuri Flores lebih jauh lagi untuk berwisata trekking ke desa adat Waerebo yang super duper Disneyland (saya menyebutnya seperti itu karena saya merasa seperti di dalam dongeng saat datang kesana), ataupun menikmati misteri danau tiga warna di Puncak Kelimutu, Ende. Sepertinya perlu ekstra cuti 3 hari lagi untuk menikmati daratan Flores ini.

IMG_8898

IMG_2845

Jadi, untuk kalian yang punya rencana trip ke Flores, sebaiknya kalian mempersiapkan waktu cuti jauh-jauh hari, karena perjalanan ke Flores sangat menguras jatah waktu cuti kamu, meskipun kamu pergi kesini di saat long weekend.

Tapi percayalah, jika kamu memiliki waktu cuti yang cukup panjang, ada baiknya kamu mengambil jadwal trip yang TIDAK bertepatan dengan libur panjang agar kamu dapat menikmati moment-moment foto di spot-spot iconic dengan puas tanpa banyak lalu lalang manusia sebagai latar belakangnya.

Belum lagi, ini bahkan hal yang paling penting. Kalian harus menyiapkan fisik yang terbilang ‘sempurna’ alias extra fit untuk menikmati alam Flores. Selain harus membiasakan diri dengan kehidupan di kapal selama berhari-hari yang ‘bergoyang-goyang’, keterbatasan air dan keterbatasan teknologi, kita juga harus menjaga stamina agar tetap kuat dan tidak jatuh sakit.

Bayangkan, jika sebelum matahari terbit kalian sudah dihadapkan oleh aktifitas trekking yang lumayan terjal dan melelahkan demi menangkap moment sunrise, kemudian berlanjut dengan aktifitas snorkeling di beberapa spot yang berarus lumayan kencang, dan diakhiri oleh trekking kembali untuk menikmati moment sunset. Adalah hal biasa jika kalian melakukan aktifitas trekking dan snorkeling berkali-kali dalam satu hari yang sama dan itu berlangsung selama 3-4 hari berturut-turut.

Melelahkan?? Ya ! Pegal linu? Jangan ditanya. Beberapa kali saya terkena diare dan demam di pertengahan trip karena kelelahan. Tapi semua yang kalian lihat dengan mata ini seolah membayar ‘penderitaan’ kalian dengan memori yang tak terlupakan. Saya tak pernah bosan apalagi kapok untuk kembali menikmati alam Flores yang luar biasa indah.

Ada baiknya kalian rajin berolahraga sebulan sebelum traveling ke Flores untuk membantu memudahkan perjalanan kalian. Yang saya perhatikan, teman-teman yang terbiasa berolahraga dalam kesehariannya tidak terlalu terganggu dengan pendakian bukit-bukit di Flores. Nafas mereka tetap ‘utuh’ dengan stok air mineral yang masih banyak. Nah saya? Baru sampai puncak saja air mineral saya sudah habis meski tenggorokan masih meminta supply air. Haha…

NOTE :

Tips ke Flores :

  • Bawa kacamata dan sunblock
  • Bawa powerbank dan memori gadget minimal 16Gb
  • Pakai provider Telkomsel, hanya itu satu-satunya yang menangkap sinyal saat ini
  • Bawa obat diare, antimo dan demam, penyakit itu yang biasanya sering kambuh.
  • Pakaian berwarna mencolok seperti putih, kuning, merah, dan orange akan membuat kalian tampak begitu eye catching saat berfoto.

How to go to Flores for solo traveller ??

Flight Jakarta-Labuan Bajo, kemudian menuju pelabuhan Pelni menggunakan taksi (50-60ribu, tergantung kalian jago nawar). Disana sudah banyak kapal bersandar. Kalian bisa nego dengan pemilik kapal yang masih kosong dengan budget 7-15juta/kapal untuk berlayar 3 hari 2 malam (termasuk makan 3x sehari). Jadi, sebaiknya kalian pergi rombongan untuk menghemat budget. Rata-rata kapal bisa diisi hingga 12-15 orang.

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

Leave a Reply