Tips Menghindari Sunburn Saat Traveling

ireztia

Hal yang banyak orang pikirkan ketika traveling biasanya adalah kulit. Menikmati pemandangan alam yang indah pasti membutuhkan perjuangan. Salah satunya adalah harus berani panas dan kulit kita terancam rusak akibat terik matahari. Salah satu akibat yang ditimbulkan oleh terik matahari adalah sunburn. Sunburn adalah keadaan kulit yang berwarna merah dan terasa perih seperti terbakar, yang biasanya disebabkan oleh terlalu lama berada di bawah terik matahari atau terlalu lama terkena pancaran sinar artifisial yang mengandung ultraviolet (UV) seperti sinar di salon yang digunakan untuk tanning (proses pencoklatan kulit).

Meskipun sunburn pada kulit akan dapat menghilang, namun terlalu banyak terkena sinar UV dapat menyebabkan kerusakan pada kulit yang bersifat tahan lama. Kerusakan ini dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker kulit, sehingga penting untuk kita menjaga kulit dari paparan sinar matahari.

Dalam kasus terbakar sinar matahari yang parah, disebut juga sebagai keracunan matahari, gejala termasuk kulit terbakar parah dengan banyak lepuh di atasnya. Orang mungkin juga menderita dehidrasi akut, ketidakseimbangan elektrolit, dan infeksi. Beberapa bahkan mengalami shock karena kurangnya sirkulasi darah ke organ vital. Kasus sunburn yang sangat parah bahkan dapat menyebabkan kematian. Namun, ada beberapa perawatan sederhana untuk kulit terbakar sinar matahari yang berguna untuk meringankan gejala keracunan matahari ringan.

Apa penyebab sunburn?

Matahari memancarkan tiga jenis sinar ultraviolet: sinar UVA, UVB dan UVC. UVA dan UVB berbahaya dan mempengaruhi kulit kita, karena kadang-kadang mereka tidak hanya mempengaruhi lapisan pertama dari epidermis, tapi juga menembus lapisan terdalam. Sunburn terjadi setelah Anda terkena kulit yang tidak terlindung untuk waktu yang lama yang secara harfiah membakar area kulit dan menyebabkan kulit menjadi merah dan terbakar.

Bagaimana tanda-tanda sunburn?

Biasanya tanda sunburn bagia setiap orang berbeda, karena ini tergantung berapa lama kulit kita terkena paparan sinar matahariadapun tanda-tanda sunburn seperti kemerahan, pembengkakan, iritasi, kulit terasa panas, terasa perih, kulit melepuh (bagi kasus berat) dan menggigil (bagi kasus berat).

Bagaimana Cara Mencegah Sunburn?

  1. Selalu gunakan sunblock atau tabir surya ketika beraktifitas di luar ruangan

 

Sunblock akan menyerap ke dalam kulit dan melindungi kulit saat digunakan sehingga pancaran sinar matahari tidak langsung masuk ke lapisan permukaan kulit. Menggunakan sunblock 30 menit sebelum kulit terkena matahari. Pilih sunblock SPF (sun protection factor) 30 bila kerap beraktivitas di bawah sinar matahari. Gunakan sunblock SPF 15 bila tidak cukup. Daya serap sunblock tidak tahan lama sehingga pemakaian sunblock perlu diulang setiap 1 – 2 jam sekali.

 

  1. Gunakan Sunblock Water Resistant bila kamu beraktifitas di dalam air

 

Bila hendak berenang di kolam renang atau pantai, sebaiknya gunakan sunblock yang water resistant agar tidak gampang luntur oleh air dan keringat. Sunblock biasa bila terkena air atau keringat akan mudah luntur sehingga membuat fungsinya tidak berjalan dengan maksimal.

 

  1. Jangan Gunakan Pakaian Mini

 

Kamu sebaiknya menghindari pakaian mini untuk menghindari kulit terkena cahaya matahari secara langsung. Gunakanlah busana tertutup agar kulit lebih aman. Di samping itu, hindari busana berwarna gelap seperti hitam karena warna gelap akan menyerap sinar matahari. Sebaiknya menggunakan warna terang. Pasalnya, warna terang akan memantulkan sinar matahari sehingga kulit tidak gampang terbakar dan menjadi gelap.

 

  1. Jangan berjemur terlalu lama

Terlalu lama berada di bawah terik matahari inilah uang menyebakan kulit kamu terbakar. Hindari aktifitas terlalu lama di bawah matahari. Gunakan topi atau pelindung lain bila perlu.

 

Lalu bagaimana Cara mengatasi sunburn ?

  1. Kompreslah kulit Kamu dengan Air Dingin

Kamu bisa merendam badan kamu beberapa detik saja untuk mengatasi sunburn. Kamu juga bisa mengompres dengan es batu. Hal ini dapat membantu kulit agar tidak terlalu panas. Apabila kamu mandi pakailah sabun yang soft untuk menghindari iritasi.

  1. Mandi dengan Air Dingin

Mandi air dingin akan meredakan peradangan dan dengan demikian akan mempercepat pemulihan luka bakar. Mandi dengan menggunakan air panas akan dapat memperburuk masalah, maka dianjurkan untuk selama beberapa hari mandi air dingin.

  1. Gunakan pelembab kulit

Gunakan pelembab kulit yang bikin kulit terasa lebih lembut dan calming. Jangan dunakan bahan kimia yang malah akan memperparah keadaan.

  1. Perbanyak Minum Air Putih

Luka bakar akan menarik cairan ke permukaan kulit, sehingga tubuh kekurangan cairan. Air putih dapat mengisi cairan yang diperlukan oleh kulit sehingga kulit tidak mengalami dehidrasi.

  1. Kelupas kulit dengan lembut

Dalam beberapa hari, daerah yang terbakar mungkin akan mengelupas. Ini adalah proses penyingkiran kulit yang rusak oleh tubuh. Selama kulit mengelupas, gunakanlah pelembap.

  1. Pergi ke dokter kalau perlu

Meskipun dalam kebanyakan kasus pengobatan sunburn dapat dilakukan dengan pengobatan sederhana di rumah saja, pengobatan kulit terbakar yang parah sebaiknya dilakukan oleh dokter. Carilah bantuan medis jika menderita salah satu kondisi jika kulit terbakar parah sekaligus melepuh pada sebagian besar tubuh, menderita demam tinggi atau rasa sakit bersama dengan sengatan matahari dan sunburn tidak sembuh dalam beberapa hari dengan perawatan di rumah.

 

Tips untuk menyembuhkan sunburn matahari dengan cepat

  1. Hindari matahari. Setelah Anda mengetahui bahwa Anda memiliki kulit terbakar, hindari sinar matahari sebisa mungkin. Cari tempat teduh dan atau pergi ke kamar dengan kipas angin atau AC untuk beristirahat.
  2. Hindari sabun atau segala sesuatu yang mengeringkan dan mengiritasi kulit. Cobalah untuk menggunakan sabun alami yang bisa menyembuhkan kulit Anda dengan cepat.
  3. Jika matahari membakar kulit itu berarti adalah dehidrasi! Jadi, pastikan Anda mengembalikan semua cairan yang Anda bisa untuk pulih lebih cepat. Air kelapa juga bagus untuk menghidrasi dan memberikan nutrisi penting untuk tubuh.
  4. Anda juga harus memperhitungkan intensitas matahari. Ingat bahwa sinar matahari terkuat adalah antara jam  10:00 pagi – 04:00 sore. Jadi sebaiknya Anda melakukan tindakan pencegahan dan menggunakan tabir surya pada jam-jam tersebut. Juga mempertimbangkan waktu Anda terkena sinar matahari dan menerapkan tabir surya setiap dua jam.
  5. Cukup tidur memberikan banyak manfaat bagi tubuh Anda untuk memulihkan kondisi dan makan dengan benar.
  6. Semua orang tahu bahwa mengoleskan banyak tabir surya dan berada di tempat teduh merupakan cara terbaik untuk menghindari sunburn (kulit terbakar matahari). Para ilmuwan pun baru saja menemukan sebuah protein dalam tubuh yang memicu munculnya nyeri akibat sunburn dan sebuah antibodi yang dapat mengurangi sensitivitas terhadap nyeri tersebut lewat percobaan pada tikus.

Itulah beberapa tips mencegah sunburn. Mencegah lebih baik daripada mengobati bukan? Semoga bermanfaat.

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

Leave a Reply