Daun Jati Belanda vs Jati Cina, Pilih Mana untuk Program Diet ??

ireztia

A. DAUN JATI BELANDA

Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk) memiliki kandungan tanin dan musilago (pembentuk massa feses / kotoran) yang secara efektif menurunkan berat badan. Tanaman jati belanda mengandung berbagai senyawa kimia aktif antara lain tanin, musilago, kafein, β sitosterol, friedelin, kaueronic acid, flavonoid, saponin, antioksidan proanthocyanidin, dan lain sebagainya. Tanin adalah molekul dengan ukuran besar dan berikatan kuat dengan protein. Didalam pencernaan, sifat tanin yang mudah berikatan dengan protein ini, memungkinkan protein di permukaan usus mengendap sehingga mengurangi penyerapan makanan, disinilah peran jati belanda untuk urusan penurunan berat badan.

Daun Jati belanda merupakan tanaman obat yang berfungsi menguruskan badan atau menurunkan berat badan. Jati Belanda ( Guazauma Ulmifolia ) berasal dari Amerika. di Pulau jawa tumbuhan ini tumbuh liar. Nama lain jati belanda adalah jati londo asing guasima (Mexico),Bastard cedar (Inggris). Kandungan dan Manfaat Jati Belanda adalah mengandung kafein,sterol dan amsa fenolat. Tanin dan musilago yang terdapat dalam jati belanda mengendapkan mukosa protein yang ada di dalam permukaan usus halus. Sehingga mengurangi penyerapan makanan. Obesitas dapat terhambat.

Menurut penelitian Jati Belanda berfunsi untuk menurunkan kadar kolesterol ( Monica 2000, dalam suharmiati dan herti, 2003). Daun jati belanda berkhasiat sebagai obat pelangsing tubuh dan bijinya sebagai obat mencret,obat penyakit cacing,kaki gajah, menciutkan urat darah. Pemakaian jati belanda dalam jangka panjang tidak mempengaruhi fungsi lever atau hati. Tanaman lain yang berfungsi menurunkan berat badan, melarutkan lemak, anti diare.

B. DAUN JATI CINA

Sedangkan daun senna/ jati cina berasal dari dataran tropis dan digunakan sebagai obat-obatan sejak zaman dahulu mulai dari orang mesir, arab, india, sampai ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia, digunakan sebagai Laxative atau pencahar dalam kasus konstipasi (susah buang air besar), pergerakan usus terjadi setelah enam sampai dua belas jam setelah mengkonsumsi Senna. Ada sekitar 250 jenis spesies yang berbeda.

Kandungan utama dari senna adalah anthraquinon. Senna sebaiknya tidak digunakan lebih dari tujuh hari berturut-turut kecuali dalam pengawasan dokter. dan tidak boleh digunakan untuk melancarkan BAB sehari-hari.  Berdasarkan pengalaman pelanggan yang mengkonsumsi senna setiap hari, begitu mereka menghentikan konsumsi senna, mereka tidak bisa buang air besar, mungkin karena usus terbiasa dibantu senna untuk bekerja.

Wanita hamil, menyusui, dan anak-anak tidak boleh mengkonsumsi senna. Senna mengandung anthraquinone, penderita penyakit diverticular, ulcerative colitis, penyakit Crohn’s, penyakit pembuluh darah, gagal jantung, sakit jantung, anemia, abdominal hernia, kanker saluran pencernaan, penderita gangguan hati dan ginjal, dan orang yang baru operasi / pembedahan usus dilarang mengkonsumsi senna.

Efek samping dari senna: Kram dan rasa sakit seperti diremas di bagian abdomen karena kontraksi otot. Senna juga menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit (kehilangan potassium) dan kekurangan cairan tubuh (karena diare), mual, kebal di ujung jari, penurunan berat badan (karena diare), dan pigmentasi gelap di usus yang disebut melanosis coli dengan pemakaian jangka panjang.

Senna juga dihubungkan dengan keracunan pada hati. Dilaporkan seorang wanita berusia 52 tahun yang mengkonsumsi senna sebanyak satu liter setiap hari selama lebih dari 3 tahun, dan terkena gagal hati akut gagal ginjal yang membutuhkan perawatan intensif. Penggunaan jangka panjang dari anthraquinon pernah dihubungkan dengan perkembangan adenoma dan kanker.

Dosis tinggi anthraquinon bisa menyebabkan diare berdarah atau muntah-muntah. Jadi, berhati-hatilah mengkonsumsi daun senna, untuk menurunkan berat badan, gunakan daun jati belanda, dan telitilah bahwa daun jati belanda anda benar-benar Guazuma ulmifolia dan bukan Senna. Daun Senna / Jati Cina / Salamaki (Senna Alexandrina).

Daun Jati Cina adalah teh herbal organik / natural sehingga secara alami berfungsi sebagai berikut:

  1. Membersihkan racun berbahaya dalam tubuh serta menghilangkan sumbatan sampah di usus besar. Tanpa efek samping karena The Jati Cina adalah 100% alami dalam bentuk murni (daun Jati Cina kering)
  2. Merobohkan kelebihan lemak untuk membantu mengurangi berat badan serta melawan obesitas.
  3. Menyembuhkan sembelit, mengurangi gas dan kembung.
  4. Efektif mengurangi kolesterol darah tinggi.
  5. Meningkatkan sistem pencernaan yang sehat dan meningkatkan metabolisme
Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

Leave a Reply