Teknologi G7 Growth Factor Atasi Kerutan di Garis Senyum dan Kantung Mata

ireztia

Setiap wanita akan menganggap masalah saat kulit wajahnya mengendur. Apalagi saat telah memasuki usia 30-an, pengenduran kulit semakin tampak nyata sehingga mampu menyebabkan timbulnya efek kantung mata dan smile line (garis senyum). Seiring bertambahnya usia, kondisi kantung mata dan smile line pun akan terus memburuk dan hal ini menjadi permasalahan yang belum bisa diatasi di dunia estetika. Ada begitu banyak hal yang menyebabkan kulit cepat menua sebelum waktunya. Bisa karena polusi udara, paparan sinar matahari, asap rokok, stres, kurang tidur, dan bisa juga karena asupan makanan yang kurang bergizi. Karena hal-hal itu, kulit mulai mengerut dan kusam.

 

Kulit terdiri atas lapisan epidermis dan dermis. Lapisan epidermis merupakan lapisan luar. Lapisan ini terdiri dari epitel squamosa dan tidak mengandung pembuluh darah. Lapisan, yaitu korneum (lapisan tipis dari elastisitas kulit), lusidum (tembus cahaya, terdiri atas sel-sel mati, mengandung eleidin yaitu protein peralihan antara soft keratin dan keratohyaline), granulasum (mengandung granula keratohyalin yang merupakan awal dari proses keratinisasi dan berkaitan dengan proses kematian sel), spinosum (pada lapisan ini terjadi proses sintesis protein secara aktif dan pembentukan sel-sel baru dan didorong ke permukaan untuk mengganti sel-sel mati pada lapisan korneum), dan basale (pada lapisan yang berbatasan dengan lapisan dermis ini terjadi produksi sel-sel baru).

Sementara lapisan dermis merupakan lapisan yang kuat dan memiliki jaringan ikat yang fleksibel dan mengandung serabut kolagen. Serabut kolagen dibentuk dari protein kolagen yang sangat tipis. Sederhananya, lapisan dermis ini bertanggung jawab terhadap elastisitas dan kehalusan kulit.

Menurut penelitian ilmiah, kulit baru muncul pada lapisan epidermis setiap 28-30 hari. Proses regenerasi ini berkurang seiring dengan pertambahan usia. Setelah menjadi sekitar 37 hari. Masalahnya jangankan berusia di atas 50 tahun, baru 20 tahun saja sudah mulai kelihatan kerut-kerut atau garis pada kulit wajah. Kulit menjadi lebih cepat tua daripada yang semestinya. Inilah penuaan dini. Dan inilah masalah sebagian besar perempuan, baik yang tinggal di kota maupun di desa.

Kantung mata dan garis-garis kerutan di area bibir/ garis senyum merupakan sesuatu yang banyak orang takuti apalagi untuk perempuan. Kantung mata dapat mengganggu penampilan mata jadi terlihat tidak sempurna. Begitupun dengan adanya garis senyum di wajah,  kita akan menjadi terlihat lebih tua dari umur dan tidak enak dilihat.  Kantung mata dan smile line disebabkan oleh menurunnya kadar kolagen pada kulit wajah. Serat kolagen memiliki daya tahan yang kuat untuk menyangga kulit sehingga mampu menghasilkan kulit yang kencang.

Secara alami, kondisi kulit yang tidak ditunjang dengan produksi kolagen yang maksimal akan mengakibatkan kulit tampak mengendur di area–area tertentu, seperti kantung mata dan smile line. Seiring dengan masalah tersebut kini hadir teknologi baru bernama G7 Growth Factor disebut-sebut mampu menghilangkan eye bag (kantung mata) dan smile line (garis kerut di sekitar area bibir dan pipi) yang menjadi masalah krusial bagi kesempurnaan wajah wanita.

Teknologi ini menggunakan manfaat kaktus. Tumbuhan kaktus terkenal memiliki flavonoid dan zat protein yang dapat mencegah penuaan, merangsang pertumbuhan sel baru serta membantu penyerapan nutrisi di lapisan epidermis (bagian paling bawah kulit), mempercepat metabolisme sel, proliferasi atau pembelahan berbagai jenis sel dan jaringan tubuh. Ini pula yang mendasari banyak dokter ahli atau klinik kecantikan berkualitas tidak hanya menggunakan bahan-bahan kimia, dan memilih ekstrak herbal kaktus sebagai filler injeksi dalam produk perawatan kecantikannya.

Penggunaan ekstrak kaktus ini berbeda dengan operasi plastik yang membutuhkan waktu penyembuh­an lebih lama, proses pengerjaan yang ribet dan banyak pantangan setelah melakukannya. G7 (fibroblast growth factor yang diambil dari ekstrak kaktus) memberikan hasil yang lebih pasti dalam 15 menit dan aman dengan risiko yang lebih rendah, tanpa pasien merasakan sakit seperti halnya operasi. Prosesnya pun sangat sederhana, hanya butuh waktu sekitar 30 menit. Lima belas menit pertama digunakan untuk proses cleansing yang terdiri dari 2 tahap, baru kemudian toning (pemberian toner ), dilanjutkan dengan suntik ekstrak kaktus di daerah yang diinginkan, seperti di bagian bawah mata dan area smile line . Penambahan perawatan lainnya dimungkinkan, seperti chemical peeling , masker , serum dan yang lainnya.

Keberhasilan treatment G7 tergantung seberapa berat kasusnya,­ namun angkanya sekitar 80% – 90%.­ Tapi semua itu tetap memerlukan perawatan rutin yang dilakukan sendiri oleh pasien di rumah. Penggunaan sunblock , moisturizer , dan serum penting dalam menunjang teknologi kecantikan ini. Suntik dengan ekstrak kaktus dapat bertahan hingga 3-6 tahun. Penggunaan ekstrak kaktus ini minim efek samping, hanya hematom (memar) atau bengkak sedikit dan terasa nyeri, tapi itu akan hilang dalam 2-3 hari.  Growth Factor memiliki berbagai kelebihan yang tidak dimiliki oleh perawatan sejenis lainnya yaitu serum khusus mengandung fibroblast alami sebagai penghasil kolagen, serum dapat diserap sempurna oleh kulit, aman bagi kesehatan kulit wajah. Tanpa rasa sakit, hasil terlihat sangat alami dalam waktu 15 menit.

Di dalam kulit terdapat sel fibroblast yang berfungsi sebagai penghasil kolagen. Semakin produktif sel fibroblast ini, semakin baik pula kinerja kolagen untuk menyangga kulit, sehingga kulit menjadi kencang alami tanpa adanya pengenduran.  Adapun cara kerja treatment ini yaitu dengan memasukkan serum khusus yang mengandung fibroblast alami sebagai penghasil kolagen ke area kulit wajah. Di dalam jaringan kulit, fibroblast ini akan mengisi kekosongan yang ada di kantung mata dan smile line sekaligus menghambat enzyme yang memiliki kemampuan untuk menghancurkan kolagen.

Proses inilah yang akan menghasilkan pertumbuhan kolagen secara maksimal di area kulit wajah sehingga kantung mata dan smile line hilang dalam waktu 15 menit. Kondisi hamil dan menyusui tidak boleh. Tetapi kalau tidak ada penyakit penyerta lain, tidak masalah.
Tidak ada efek samping, tetapi pasca penyuntikan terjadi pembekakan pada hari ketiga dan kelima, itu karena obatnya bekerja. Biasanya pada orang yang usianya lebih tinggi, kondisi kulitnya lebih kendur, dan kemungkinan timbul biru lebih potensial. Namun, tidak semua orang berpotensi terjadi bengkak.

Efek  perawatan ini tergantung gaya hidup masing-masing individu. Pola hidup yang sebaiknya dihindari, misalnya, tidur larut malam dan terlalu banyak melakukan aktivitas otot mata berakomodasi di depan komputer. Jika kesehatan dan metabolisme kulit terjaga dengan baik, hasil yang diperoleh bisa bertahan lebih lama.

 

 

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

Leave a Reply