Gejala Amandel dan Cara Mengobati Amandel secara Alami

ireztia

Amandel dan Cara Mengobatinya

Amandel/ tonsilitis merupakan penyakit yang banyak ditemukan baik pada orang tua atau anak-anak. Tonsilitis adalah radang yang terjadi pada tonsil atau amandel. Kondisi ini sebagian besar dialami oleh anak-anak.

Amandel merupakan dua kelenjar kecil yang terdapat di dalam tenggorokan. Organ ini berfungsi sebagai pencegah infeksi, terutama pada anak-anak. Seiring  dengan perkembangan umur, sistem kekebalan tubuh mereka makin kuat dan perlahan-lahan tugas amandel sebagai penangkal infeksi mulai tergantikan. Ketika peran amandel sudah tidak dibutuhkan tubuh lagi, kedua kelenjar ini kemudian berangsur-angsur menyusut.

Penyebab tonsilitis sebagian besar adalah virus dan selebihnya disebabkan oleh bakteri. Mereka yang menderita tonsilitis akan mengalami sakit kepala, demam, nyeri tenggorokan saat menelan, dan batuk. Gejala biasanya akan pulih dalam empat hari.

Penyebab amandel bengkak yang pertama, biasanya terjadi karena asupan vitamin C yang masuk ke dalam tubuh Anda masih kurang. Selain itu mungkin Anda juga kurang minum air putih dalam sehari, padahal seharusnya seseorang mengonsumsi air putih minimal sebanyak 8 gelas sehari. Selain itu Anda juga mungkin sering mengonsumsi makanan yang mengandung pengawet atau bahan kimia lainnya.

Nah, untuk menghindari kemungkinan terjadinya amandel bengkak, sebaiknya Anda selalu menjaga kebersihan tangan saat Anda memegang makanan. Selanjutnya kami juga menyarankan agar Anda tidak mengonsumsi makanan atau minuman dengan keadaan yang terlalu panas, terlalu dingin, terlalu pedas atau terlalu asam.

 

Gejala tonsilitis biasanya pulih dalam waktu tiga hingga empat hari. Gejala tonsilitis meliputi:

  • Sakit tenggorokan
  • Kesulitan atau rasa sakit saat menelan
  • Nyeri telinga
  • Mual
  • Sakit kepala
  • Batuk
  • Lelah
  • Sakit perut, terutama pada anak-anak
  • Demam
  • Perubahan atau kehilangan suara
  • Pembengkakan kelenjar getah beningdi leher
  • Munculnya bintik-bintik nanah pada amandel
  • Bau napas

Berbagai Obat Amandel Tradisional untuk Meredakan Peradangan

Berikut beberapa obat amandel tradisional yang sudah cukup terbukti dan panduan cara mengonsumsinya.

  1. Jeruk Nipis

Jeruk nipis memiliki kandungan zat anti bakteri sehingga sangat cocok dan bagus untuk kesehatan. Untuk mengobati amandel, pertama silahkan Anda sediakan 2 buah jeruk nipis dan ½ sendok teh kapur sirih. Cara pembuatannya sangat mudah, ambil dua jeruk nipis yang sudah Anda persiapkan tadi lalu peras airnya, tambahkan kapur sirih, kemudian aduk dengan rata. Minum ramuan tradisional tersebut beberapa kali dalam sehari secara teratur, terutama malam sebelum tidur. Jangan berhenti konsumsi ramuan tradisional ini sebelum amandel bengkak Anda sembuh.

  1. Mengkudu dan Madu

Selain jeruk nipis, ternyata berbagai kandungan gizi, vitamin dan nutrisi yang ada pada mengkudu dan madu ini membuatnya cocok sebagai obat amandel tradisional. Mengkudu memang rasanya tidak enak, namun mungkin rasanya akan sedikit teratasi jika dicampur dengan madu. Ambil dua buah mengkudu, cuci, lalu parut atau peras dan saring ampasnya, dan terakhir tambahkan dengan air panas. Tunggu hingga menjadi hangat, lalu tambahkan madu secukupnya, aduk hingga merata lalu konsumsilah secara rutin 3 kali sehari. Jika diminum secara teratur, cukup efektif meredakan penyakit amandel bengkak Anda.

  1. Kulit Manggis

Obat amandel tradisional selanjutnya adalah kulit manggis. Kulit manggis memang memiliki banyak kandungan yang bisa menyehatkan tubuh dan bisa melawan berbagai penyakit, salah satunya sebagai obat amandel bengkak. Nah, cara pembuatannya juga mudah. Pertama Anda sediakan kulit manggis kurang lebih 15 gram dan minyak daun mint. Rebus kulit manggis dengan dua botol air dan tunggu sampai tersisa satu botol air. Kemudian teteskan minyak daun mint dan aduk hingga merata. Gunakan ramuan tersebut untuk berkumur-kumur selama beberapa hari sampai peradangannya sembuh.

Sumber : http://www.alodokter.com/radang-amandel/gejala

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

Leave a Reply