Waspadai Tanda-Tanda Tekanan Darah Rendah

ireztia

Waspadai Tanda-Tanda Tekanan Darah Rendah

Kadang kita merasa tiba-tiba pusing, pingsan ketika berada di keramaian orang. Bisa saja itu merupakan tanda-tanda dari tekanan darah rendah. Tekanan darah rendah adalah sebuah ukuran dari jantung untuk memompakan darah dan bersirkulasi ke seluruh tubuh.  Sirkulasi darah ini akan menekan dinding-dinding pembuluh darah. Tekanan darah akan memompa darah ke arteri-arteri tubuh dan dikembalikan lagi ke jantung melalui pembuluh vena.  Perbedaan tekanan inilah yang akan menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi (hipertensi), tekanan darah normal, atau tekanan darah rendah (hipotensis).  Ciri-ciri khas ini dapat dilihat dari kecenderungan fisik seseorang yang mengalami tekanan darah rendah.

penyebab-gejala-dan-cara-mengatasi-darah-rendah

Tekanan darah rendah yang sesungguhnya adalah jika seseorang selalu mengalami tekanan darah di bawah 120/80. Seseorang  yang mengalami tekanan darah rendah dapat dikatakan mengidap tekanan darah tinggi, jika tekanan sistoliknya (atas) meningkat setidaknya 20 mmHg dan tekanan diastoliknya (bawah) meningkat setidaknya 10mmHg, walaupun tekanan darahnya setelah peningkatan masih di bawah 140/90. Misalnya seseorang yang biasanya tekanan darah rendahnya 110/70, jika meningkat menjadi 130/80 sudah dikatakan mengidap penyakit tekanan darah tinggi.

  1. Cara mendiagnosis tekanan darah rendah
  • Mengukur tekanan darah menggunakan tensimeter
  • Mengukur darah total seperti kadar gula karena memiliki hubungan dengan tekanan darah rendah
  • Elektrokardiogram
  • Ekokardiogram
  • Uji stress
  • Manuver Valsava
  • Uji tabel tilt
  1. Penyebab-penyebabnya

Tekanan darah rendah dapat diakibatkan oleh volume darah yang kurang, perubahan hormonal, pelebaran pembuluh darah, pengaruh obat-obatan, kurang darah, masalah jantung atau masalah kelenjar endokrin.

Kurangnya volume darah atau hypovolemia adalah penyebab utama tekanan darah rendah. Hal ini dapat diakibatkan adanya pendarahan (hemorrhage); kurangnya asupan cairan, misalnya sangat kelaparan; atau kehilangan cairan yang berlebihan karena mencret-mencret atau muntah-muntah. Kurangnya volume darah seringkali sebagai akibat pemakaian pelancar kencing (diuretic). Tekanan darah rendah juga dapat diakibatkan oleh paparan matahari dalam jangka waktu lama (heat stroke). Bisa saja tubuh cukup cairan, tetapi kekurangan elektrolit. Tidak adanya keringat, kepala terasa ringan dan air seni berwarna kuning tua bahkan cenderung coklat merupakan indikator-indikator kurangnya cairan.

Pengobatan-pengobatan dapat menimbulkan tekanan darah rendah dengan berbagai cara. Pengunaan alpha blockers atau beta blockers dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Beta blocker dapat menyebabkan tekanan darah rendah dengan mengurangi denyut jantung dan mengurangi kemampuan pemompaan darah oleh jantung sekaligus.

Berkurangnya kemampuan jantung dalam kondisi volume darah yang normal, disebabkan gagal jantung yang berat (congestive heart failure), luasnya serangan jantung (myocardial infarction), masalah katup jantung, atau denyut jantung/nadi yang sangat lemah (bradycardia), seringkali menimbulkan tekanan darah rendah dan dapat berubah cepat menjadi syok jantung (cardiogenic shock). Irama/ritme jantung tidak teratur (Arrhythmia) seringkali timbul pada kondisi tekanan darah rendah melaui mekanisme semacam ini.

Beberapa kondisi jantung dapat memicu tekanan darah rendah, termasuk denyut jantung/nadi yang sangat lemah (bradycardia), masalah katup jantung, serangan jantung dan gagal jantung. Kondisi-kondisi ini dapat menjadi penyebab tekanan darah rendah, karena tubuh menjaga agar sirkulasi darah tetap berjalan.

Pelebaran pembuluh darah yang berlebihan (Excessive vasodilation), atau tidak cukupnya pembuluh darah menahan tekanan (terutama pada arterioles), akan menyebabkan tekanan darah rendah. Hal ini dapat disebabkan berkurangnya kemampuan sympathetic nervous system atau meningkatnya kegiatan parasympathetic sebagai akibat dari luka pada otak atau tulang belakang (spinal cord) atau dysautonomia, ketidakabnormalan melekat pada sistem syaraf otonom. Pelebaran pembuluh darah yang berlebihan dapat juga terjadi karena sepsis, acidosis, atau obat-obatan, seperti Glyceryl trinitrate, calcium channel blockers, atau AT1 receptor antagonists (Angiotensin II receptor type 1). Banyak obat dan cara anestesi, termasuk spinal anesthesia dan kebanyakan anestesi yang dihirup, menimbulkan pelebaran pembuluh darah yang mencolok.

Meditasi, yoga, atau mental-physiological disciplines lainnya dapat mengurangi akibat dari tekanan darah rendah.

Tekanan darah rendah juga dapat diakibatkan oleh akibat samping herbal tertentu  yang mana herbal tersebut dapat berinteraksi dengan obat-obatan tekanan darah rendah. Sebagai contoh adalah theobromine yang terdapat dalam Theobroma cacao, yang menurunkan tekanan darah[5] dengan cara melebarkan pembuluh darah (vasodilator) dan juga sebagai diuretik (pelancar kencing), dan telah digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi.

  1. CIri-ciri Tekanan Darah Rendah
    1. Penderita Pusing, Sakit Kepala.Hal ini terjadi karena darah tidak mampu membawa oksigen yang cukup ke otak. Akibatnya penderita akan mengeluh pusing di kepala. Kepala berkunang-kunang yang sering disebut sebagai pusing tujuh keliling. Tekanan  darah rendah dapat menyebabkan pingsan. Sakit kepala karena tekanan darah tidak stabil disebut dengan ortostatik.
    2. Kabur dan Berkunang-kunang. Penglihatan tiba-tiba akan kabur beberapa saat kemudian, dan kadang selalu berulang. Hal ini bisa dibedakan dengan kekaburan karena mata minus. Bisa juga hal ini terjadi karena duduk terlalu lama kemudian berdiri. Biasanya keseimbangan terganggu, dan bisa menyebabkan penderita jatuh ambruk. Bisa juga terjadi pada saat penderita berdiri terlalu lama, misalnya saat antre atau mengikuti upacara.
    3. Pucat, Loyo, Tidak Bersemangat.Penderita akan terlihat pucat, dingin, denyut nadi lemah (atau denyut tidak stabil) karena suplai darah ke otak sedikit sekali. Tubuh terasa dingin karena suplai darah lambat dan tidak sampai ke jaringan tepi/mucosa  Rasa dingin biasanya mudah dideteksi terjadi di kaki, tangan, telinga, atau di bibir yang membiru. Biasanya diiringi dengan peluh deras yang keluar.
    4. Perut Mual-mual.Mual-mual biasanya akan menyerang tiba-tiba dan terjadi berulang. Tubuh akan merasa letih-lemas, tidak bertenaga, bahkan untuk sekadar menopang kedua kaki dan membawa kedua tangan saja tidak cukup kuat.  Hal ini terjadi  karena tidak cukup energi  yang dibawa darah ke otak, organ atau kulit.
    5. Nafas Cepat dan Dangkal.Hal ini merupakan reaksi tubuh (paru-paru) untuk mengimbangi ketidakmampuan darah untuk  mengikat oksigen yang akan diedarkan ke ke seluruh tubuh. Sesak  nafas terjadi karena ketika tekanan darah ke jantung melemah maka otot jantung dan otot intra- tulang dada terganggu. Akibatnya akan terjadi sesak nafas dan nyeri  pada dada.  Kadang dirasakan denyut jantung  terganggu dan tidak teratur (aritmia).
    6. Otak Tidak Mampu Bekerja. Konsentrasi akan berkurang, dan penderita tidak bisa berpikir jernih.  Hal ini akan membuat penderita mengalami kebingungan karena kekurangan suplai oksigen dalam otak.  Kalau sedang bekerja (atau sekolah) tidak mampu berpikir cepat dan mengerjakan tugas dengan tangkas. Dalam beberapa kasus sering menyebabkan depresi.
    7. Kurangnya suplai oksigen juga akan membuat penderita sering menguap, mengantuk. Darah yang berisi oksigen dan kaya nutrisi/energi terlalu lemah untuk dipompakan ke otak.
    8. Rasa Haus yang Berlebihan.Minum banyak merupakan kompensasi tubuh untuk memacu pergerakan sirkulasi cairan dalam tubuh.  Air menjadi sangat penting untuk menormalisir tekanan darah.
    9. Lemas
    10. Kebingungan
    11. Kepala terasa ringan
    12. Badan terasa dingin
  1. Cara Alami Mencegah Tekanan Darah Rendah
  • Banyak Minum. Tekanan darah rendah bisa diatasi dengan minum air hangat manis untuk meningkatkan energi atau minum madu.  Selain itu, biasakan untuk mengonsumsi air putih setiap hari (sekitar 8 gelas air putih). Konsumsi air putih untuk menaikkan tekanan darah serta memperlancar aliran darah dalam tubuh.
  • Perbaiki Pola Makan.Hipotensi atau tekanan darah rendah biasanya ada pada mereka yang berpola makan buruk. Sebaiknya perbaiki pola makan sehari-hari dengan  makanan yang cukup kandungan gizi untuk menaikkan energi tubuh. Perbanyak memakan sayuran hijau untuk menambah zat besi atau haemoglobin
  • Sayuran-sayuran. Bisa juga mengonsumsi makanan yang bisa menaikkan tekanan darah seperti  daging, hati ayam, sayur-sayuran, kacang-kacangan, ikan-ikan dari laut, serta buah-buahan.  Disarankan mengonsumsi daging merah karena kaya akan protein hewani.  Hindari konsumsi daging berlebih karena berisiko penyakitcardiovaskuler. Sayuran yang disarankan seperti  jenis kacang polong, kacang hijau, kacang panjang, kol, bayam, kacang merah, lobak, sawi, brokoli, dan kentang. Sayur itu sangat bermanfaat untuk meningkatkan jumlah sel darah merah. Bayam kaya akan kalium, Fe dan  rendah sodium, yang dapat menaikkan tekanan darah rendah, serta menjaga agar aliran darah tetap lancar.
  • Buah-buahan.Buah-buahan untuk menaikkan tekanan darah rendah sangat dianjurkan. Seperti  buah tomat, mangga, jambu biji, apel atau pisang. Buah-buahan lainnya adalah buah naga, kesemek, sukun, kiwi, anggur, alpukat, sirsat, delima, kurma, dan strawberry. Buah naga banyak mengandung Vitamin A, memiliki manfaat untuk menaikkan darah pada penderita tekanan darah rendah. Buah kurma bermanfaat untuk atasi tekanan darah rendah. Buah Strawberry memiliki zat besi, antioksidan, dan vitamin, rendah lemak dan tinggi serat untuk menaikkan tekanan darah.
  • Olahraga Cukup. Lakukan olahraga rutin setiap hari, meski hanya sekadarjogging atau jalan berkeliling kompleks.  Hal ini akan membantu melancarkan perputaran darah dalam tubuh.
  • Konsumsimakanan penambah darah super cepat untuk meningkatkan darah dalam jangka waktu sehari.
  • Hindarimakanan penurun darah tinggi karena mungkin dapat memberikan efek bagi penderita darah rendah lebih drop.
  • Konsumsi banyak lemak nabati

Lemak nabati adalah salah satu sumber utama yang bisa membantu anda mengatasi darah tinggi.  Mengonsumsi lemak nabati lebih direkomendasikan daripada lemak hewani karena lebih mudah dicerna dan risiko untuk mengakibatkan kolesterol juga lebih kecil.  Sangat disarankan untuk mengonsumsi lemak nabati dari kacang-kacangan dan gandum.

Sangat disarankan juga untuk mengonsumsi makanan yang banyak mengandung garam.  Garam adalah salah satu zat alami yang bisa menambah laju produksi sel darah merah dan sangat membantu untuk menaikkan tekanan darah.

  • Minum kopi

Bedarasarkan penelitian yang dilakukan oleh beberapa asosiasi dokter internasional, salah satunya PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia), kopi adalah salah satu bahan alami yang bisa membantu anda mengatasi darah rendah.  Konsumsilah satu hingga dua gelas kopi per hari untuk membantu anda mengatasi rasa lemah dan berkunang-kunang karena tensi darah yang sangat minim.

Selain itu, kafein yang ada pada kopi juga bisa membuat anda lebih segar.  Walaupun hanya bersifat temporer, kafein sangat berguna untuk membangkitkan energi anda yang sebenarnya ada, namun belum bangkit karena terhalang-halangi oleh rasa lemah yang diakibatkan oleh darah rendah.

  • Kurangi gula dan alkohol

Mengonsumsi terlalu banyak gula dan alkohol bisa secara drastis meningkatkan tekanan darah anda.  Bagi yang memiliki darah rendah, peningkatan tensi yang terlalu mendadak bisa mengakibatkan efek samping yang cukup berbahaya, seperti pusing akut, berkunang-kunang, bahkan pingsan.  Oleh karena itu, tidak disarankan untuk mengonsumsi terlalu banyak alkohol dan gula dalam waktu singkat.

Selain itu, gula dan alkohol juga memiliki banyak efek negatif bagi tubuh anda.  Gula bisa menyebabkan diabetes yang bisa berakibat berbagai komplikasi.  Alkohol juga memiliki dampak negatif bagi sistem syaraf apabila dikonsumsi terlalu banyak secara terus menerus.

  • Bangunlah dari tidur atau duduk secara perlahan

Hal ini harus diingat, terutama bagi anda yang memiliki tekanan darah rendah akut.  Selalu bangun atau berdiri secara perlahan-lahan.  Jika anda bangun dengan terlalu mendadak, efek samping yang dirasakan antara lain adalah pusing, berkunang-kungan, atau bahkan terjatuh.  Jika kebetulan anda merasakan hal ini, langsung bersandarlah di kursi atau tembok terdekat untuk membantu menormalkan aliran darah.

Saat bangun tidur, ketika anda pertama kali membuka mata, jangan langsung duduk atau berdiri.  Berdiam dirilah selama sesaat.  Ambil nafas dalam-dalam, hembuskan, dan ulangi proses ini selama kurang lebih satu menit.  Setelah anda sepenuhnya memperoleh kesadaran, barulah anda mencoba duduk atau bangun.

  • Hindari mandi air panas dan spa terlalu lama

Mandi air panas memang memiliki efek relaksasi yang luar biasa, namun bagi anda yang memiliki tekanan darah rendah sebaiknya membatasi hal ini.  Alasan utamanya adalah mandi air panas bisa membuat tekanan darah anda makin turun.  Selain itu, hal ini juga bisa membuat anda merasa lemas, pusing, dan tidak bertenaga.

Batasi juga aktivitas spa dan sauna.  Jika anda melakukan spa atau sauna, lakukanlah dalam posisi duduk yang nyaman, di kursi yang stabil atau tidak licin.  Hal ini berguna untuk mengantisipasi jika tiba-tiba anda merasa pusing dan harus bersandar pada sesuatu.

  • Tidur berkualitas

Bagi penderita darah rendah, kurang tidur bisa menjadi sesuatu yang sangat berbahaya.  Orang yang memiliki darah rendah cenderung memerlukan lebih banyak istirahat untuk mengisi energi mereka.  Apabila istirahat kurang, otomatis energi yang terisi pun menjadi sangat minimal.  Tentu saja hal ini bisa berakibat ke performa sehari-hari anda dalam bekerja dan beraktivitas. Oleh karena itu, cobalah untuk tidur selama 8 jam sehari.  Usahakan tidur tersebut benar-benar nyenyak, dan anda sama sekali tidak terbangun dalam 8 jam tersebut

Jangan menganggap sepele terhadap penyakit tekanan darah rendah, kenali ciri-cirinya karena tekanan darah rendah bisa menyebabkan penyakit yang lebih parah lagi. Segara ke dokter apabila sakit berlanjut. Semoga bermanfaat.

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

Leave a Reply