DAMPAK BURUK KURANG TIDUR PADA KESEHATAN DAN KECANTIKAN KULIT

ireztia

Tidur merupakan salah satu aktivitas  rutin yang dilakukan mahluk hidup. Tujuan tidur adalah untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran. Dengan tidur di malam hari dapat membuat tubuh kembali bugas dan segar ketika bangun pagi, sehingga kita akan lebih siap melakukan aktivitas sehari-hari.

Jika kurang tidur, akan berdampak buruk bagi tubuh kita. ketika seseorang tidur kurang dari 6-7 jam setiap malam, badan menjadi lemas, sulit konsentrasi,  imunitas tubuh akan berkurang dan meningkatkan risiko terjangkit penyakit. Menurut Para ahli dari Harvard Medical School, mereka yang tidur kurang dari lima jam, memiliki risiko lebih mungkin meninggal di usia berapa pun sebesar 15%

Ada beberapa factor yang menyebabkan seseorang kurang di malam hari, seperti menonton acara televise, curhat sampai larut malam, mengerjakan tugas, dan aktivitas lainnya. Berikut ini adalah akibat dari kurang tidur mennurut

  1. Menimbulkan kantuk saat beraktivitas.

Kantuk dapat mengganggu aktivitas keseharian kita. Sulit belajar maupun mengerjakan pekerjaan kantok dalam keadaan ngantuk. Bagi pengendara kendaraan bermotor akan lebih berbahaya lagi, karena kantuk dapat menyebabkan kecelakaan, sehingg dapat mengancam keselamatan jiwa.

  1. Menurunkan konsentrasi saat berpikir maupun beraktivitas. Karena otak tidak mendapatkan istirahat yang cukup, kondisi otak jadi tidak prima. Hal ini membuat kerja otak menurun yang berimbas pada sulitnya untuk berkonsentrasi dalam beraktivitas, berpikir, bahkan membuat kita jadi sering merasa lupa.
  2. Membuat tubuh rentan terkena penyakit jantung, stroke, darah tinggi, dan diabetes.
  3. Dapat mempengaruhi emosional. Seseorang yang kurang tidur cenderung lebih mudah marah atau depresi
  4. Meningkatkan resiko darah tinggi dan stroke. Seseorang yang secara teratur kurang tidur di bawah enam jam per hari tekanan darah sistolik(blood pressure systolic) dapat meningkat sampai Tekanan darah yang tinggi dapat menyebabkan stroke.
  5. Memicu stress. Kurang tidur menyebabkan Hal ini meningkatkan produksi kortisol, yakni hormon stres.
  6. Meningkatkan resiko obesitas. Saat kita terjaga di malam hari hasrat atau napsu makan meningkat. Menurut hasil penelitianUniversity of Wisconsin Produksi leptin, hormon yang membuat anda merasa kenyang dan mengatur penyimpanan lemak, 15,5 persen lebih rendah pada mereka yang terbiasa tidur hanya lima jam atau kurang. Hal ini membuat perut lapar dan ingin ngemil di malam hari.  Ngemil di malam hari dapat membuat kita obesitas. Menurut peneliti Stanford University, body mass index (BMI) mereka yang tidur kurang dari lima jam per malam memiliki lemak tubuh lebih banyak.
  7. Meningkatkan resiko terkena penyakit jantung. Orang yang kegemukan, obesitas, dan pola hidupnya tidak sehat akan lebih beresiko terserang penyakit jantung.
  8. Meningkatkan resiko terserang penyakit diabetes. Menurut hasil penelitian Yale University Medical School, seseorang lebih mungkin terkena diabetes dalam hidupnya akibat tidur kurang dari enam jam per malam, tanpa memandang usia atau tingkat aktivitas.
  9. Menurunnya gairah seksual.
  10. Berdampak buruk pada penampilan.

Apa saja dampak kurang tidur pada penampilan ?

Kurang tidur bukan cuma membahayakan kesehatan, tetapi juga mempengaruhi penampilan. Orang yang kurang tidur kulitnya akan terlihat pucat, kusam, dan kerutan halus pada kulit pun akan terlihat. Kantung mata juga akan membengkak dan berwarna gelap. Hal ini membuat seseorang tampak lebih tua. Berikut ini adalah dampak buruk kurang tidur menurut Huffington Post :

  • Jerawat
    Kurang tidur meningkatkan inflamasi yang memicu jerawat, kulit sensitif, alergi, dan iritasi lainnya. Jadi jaga kondisi kulit dengan memenuhi kebutuhan tidur setiap hari.
  • Kulit kusam

Kurang tidur juga erat kaitannya dengan kondisi psikologis seperti stres. Peningkatan hormon stres bisa memicu kerusakan kulit yang menyebabkan timbulnya jerawat. Kurangnya aliran darah ke wajah saat kurang tidur juga bisa membuat wajah terlihat lebih pucat. Selain itu proses regenerasi kulit yang terganggu saat kurang tidur membuat pergantian sel-sel kulit mati kurang sempurna. Akibatnya, wajah pun terlihat lebih kusam.

  • Keriput
    Adanya inflamasi akibat kurang tidur juga mengurangi produksi kolagen. Kolagen ini adalah molekul yang memberi efek berkilau, lembap, dan kenyal pada kulit. Jika kebutuhan tidur tidak dipenuhi, kulit pun akan tampak kusam dan keriput.
  • Penyakit kulit
    Dampak negatif lainnya dari kurang tidur adalah menurunnya sistem imun. Sehingga kulit lebih berisiko terkena penyakit seperti psoriasis dan eczema. Psoriasis adalah penyakit autoimun yang mengenai kulit, ditandai dengan sisik yang berlapis berwarna keperakan, disertai dengan penebalan warna kemerahan dan rasa gatal atau perih. Bila sisik ini dilepaskan maka akan timbul bintik perdarahan di kulit dibawahnya. Eczema atau eksim adalah sejenis penyakit kulit yang biasanya dialami oleh bayi atau anak-anak. Hal itu disebabkan oleh imun tubuh yang lemah dan juga dipengaruhi oleh faktor genetik.
  • Kantung mata
    Selama tidur, tubuh berusaha menyeimbangkan hidrasi sehingga kulit mampu kembali lembap. Namun jika Anda kurang tidur, proses tersebut terhambat dan membuat kadar air di daerah mata gagal diseimbangkan. Terbentuklah kantung mata yang membuat wajah tidak tampak cantik.
  • Penuaan
    Tidur adalah waktu penting bagi tubuh untuk meregenerasi sel-sel yang telah rusak. Jadi kebutuhan tidur yang tidak terpenuhi mengganggu jalannya regenerasi dan mempercepat penuaan.

 wajah kurang tidur

Itulah dampak buruk kurang tidur bagi kecantikan. Jadi penuhi kebutuhan tidur Anda setiap hari ya!

Tidur cukup 7-8 jam sehari tak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tapi juga kecantikan. Pada saat tidur, pada tubuh terjadi berbagai proses untuk mengembalikan kecantikan kulit secara alami. Hal ini karena saat tidur kulit melakukan berbagai proses perbaikan sel dengan cepat. Hormon yang berfungsi untuk perbaikan dan pertumbuhan tubuh diproduksi lebih banyak.

Proses ini membantu proses penyembuhan luka atau perbaikan kulit-kulit yang rusak atau iritasi. Dengan tidur cukup, produksi collagen akan mencapai batas maximal, sehingga kelembapan dan kekenyalan alami kulit  terjaga. Kulit lembab dan kenyal yang sehat akan membuat kita terlihat lebih muda.

Selain itu tidur yang cukup dapat membuat kesehatan jantung menjadi lebih baik dan mengurangi iritasi kulit. Hasilnya, kulit tampil lebih cerah. Dengan tidur yang baik, seseorang juga akan merasa lebih baik. Kondisi tubuh tersebut juga membantu membuat kulit wajah terlihat lebih sehat.  Jadi.. jaga kesehatan tubuh dan kulitmu dengan tidur 7-8 jam per hari.

Share this...
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone

Leave a Reply