Cuma melampiaskan kekesalan mungkin yaa, ataupun menilai sedikit objektif. (Sedikit ?!! Banyak kaliii
)
Sekarang aku lagi dalam perjalanan tasik-bandung. Bukan karena mudik idul Adha, tapi buat keperluan lain. Dan parahnya aku emang lupa kalo hari Minggu ini arus balik dari tasik ke bandung/jakarta.
Alhasil, susah banget dapetin bus yang kosong. Semua penuh dan berdiri. Padahal kondisi aku saat ini sambil bawa 4 dus isi tas kerajinan. Huaaaa… Mana ujan mulai turun, aku harus pulang dengan kendaraan apa?
Biasanya sih aku pakai mobil box untuk bawa barang yang banyak, namun karena kali ini bawa barang yg relatif sedikit, aku pakai kendaraan umum dengan alasan pengiritan.
3 bus primajasa lewat sudah tanpa kursi kosong satupun. Sekalinya kosong, bagasinya penuh. Kutil!!!
Akhirnya aku terpaksa naik Doa Ibu. Duduk?? Hohooo… Berdiri dong!!! Kalau naik damri berdiri masih oke lah secara jalanannya lurus-lurus aja. Buat kamu yg ga tau jalan tasik-bandung, ada baiknya kamu bayangin jalannya uler kaya gimana. Perginya aja tadi aku mabok, ini sambil berdiri pula 2,5jam.
Sial…
Trus apa hubungannya sama judul di atas?
Hubungannya, diantara 5 orang yg ga dapet tempat duduk, 4 orang itu cewek (baca : perempuan ). Dan yang duduk itu 90% cowok sehat tegap kuat yang masih muda.
Welehhh…
Ini zaman emansipasi bung!!!
Kalau zaman dulu, laki-laki (kalau ngerasa dirinya punya jakun ) ngerasa malu ngeliat ada cewek berdiri di bis sementara dia sndiri duduk. Sekarang??? Hellooo… Ini taun 2009 loohhh, zaman emansipasi dong!!!
Ini kompensasi karena wanita ingin disamakan dengan laki-laki kah?
Ini kompensasi karena pekerjaan pria mulai diambil alih oleh wanita kah?
Ini kompensasi seorang wanita yang dulu selalu dilindungi, sekarang harus bisa sekuat laki-laki, dan nggak berlaku lagi yang namanya kasihan sama perempuan, meskipun skrg asli kaki aku udh ga tahan lagi buat berdiri
Duhh Gusti, padahal perjalanan masih 2jam lagi…
Para laki-laki… Dimana hati nurani kalian ya?? Tega banget ih…
(




